Konsistensi Jadi Kunci Pengembangan Kota Kreatif

Konsistensi Jadi Kunci Pengembangan Kota Kreatif

Diposkan: 19 Oct 2018 Dibaca: 890 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, YOGYAKARTA-Konsisten, berani, dan fokus dinilai menjadi kunci suksesnya pengembangan kota kreatif yang diyakini akan makin mengembangkan perekonomian daerah.

“Banyak sekali tantangan dalam menghadirkan kota kreatif yang selayaknya dapat meningkatkan akselerasi pertumbuhan kreatifitas.Diperlukan konsistensi dalam mengembangkan industri kreatif, salah satunya dalam penyelenggaraan festival,” ungkap Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Joseph Pesik saat menyampaikan closing remark Indonesia Creative Cities Festival (ICCF), dilansir dari laman bekraf, Jumat (19/10/2018).

Dia menyampaikan mengawali dan membuat festival mudah tapi menjaga supaya festival tersebut tetap terselenggara merupakan tantangan bersama, tidak hanya bagi pemerintah tapi juga komunitas, akademisi maupun pelaku kreatif. Bagi daerah yang memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan ekonomi kreatif, seperti Jogja. Begitu juga Bali dan Bandung yang telah lama menjadi tujuan wisata dunia tentu bukan menjadi kendala.

Selain itu, ada juga daerah yang beruntung seperti Belitung yang terkenal karena film Laskar Pelangi yang memberi dampak sangat besar terhadap perekonomian. Hal ini terlihat dari jumlah penerbangan yang sebelumnya hanya dua penerbangan dalam sepekan menjadi 20 penerbangan dalam sehari untuk rute Jakarta-Belitung. Hotel pun banyak bermunculan.

Namun banyak daerah yang belum mampu mengembangkan ekonomi kreatif di daerahnya. Dia mencontohkan Lampung Timur yang memiliki komoditas yang diminati masyarakat internasional, yakni Taman Nasional Way Kambas. Taman nasional perlindungan gajah ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal dengan kreativitas untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan.

Oleh karena itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menyelenggarakan ICCF di Yogyakarta. Mengusung tema Holopis Kutha Baris yang terinpsrasi dari Holopis Kuntul Baris yang merupakan ungkapan Bung Karno untuk menyemangati bangsa agar bergotong royong. Melalui tema tersebut penyelenggara mengajak pemerintah, akademisi, pelaku kreatif, dan komunitas bekerja sama untuk menggerakkan kabupaten/kota kreatif.

Ricky berharap dengan adanya ICCF dapat memberi bekal bagi pelaku kreatif, komunitas, dan akademisi dari berbagai wilayah supaya mampu mengembangkan ekonomi kreatif dengan menonjolkan ciri khas masing-masing daerah.

"Saya optimistis akan banyak kota-kota kreatif di Indonesua yang akan muncul dalam paradigma internasional ini. Saya juga percaya kota-kota tersebut nantinya akan terkenal di mata dunia internasional sehingga ekonomi kreatif benar-benar mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional, seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo," pungkasnya.(*)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved