Kompor Anti Meledak Anak USU
Diposkan: 16 Oct 2017 Dibaca: 1551 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Ternyata banyak sampah yang tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja oleh masyarakat. Salah satunya ampas tebu. Padahal, ketika sampah tersebut diolah dapat menghasilkan bahan bakar alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak atau gas.
Seperti yang dilakukan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Reggy Nouvan HR bersama dua orang temannya yang menghadirkan Kompor anti meledak (bioethanol dan biodiesel jel). Sebuah produk inovasi yang dapat memberikan rasa aman serta bisa menghilangkan resiko terbakar dan meledak.
Reggy menuturkan, inovasi yang dibuat tersebut sebenarnya berdasarkan tuntutan dari mata kuliah tehnopreneur yang harus menciptakan produk unggulan berbasis tehnologi. Disini mereka membuat bahan bakar berbentuk jeli dengan bahan baku ampas tebu pedagang es tebu yang tidak lagi dipergunakan.
“Biasanya kan, ampas tebu dari pedagang es tebu itu kan langsung dibuang. Ini yang kita gunakan dengan melalui proses fermentasi,”ujar Reggy, Rabu (6/9/2017). Memang sambungnya, sudah ada bahan bakar alternatif serupa, hanya saja berbentuk cairan bukan jeli. Dengan inovasi kompor anti meledak ini, bisa menjadi alternatif menggantikan bahan bakar minyak ataupun gas.
Inovasi ini sambungnya, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar yang murah dan ekonomis serta ramah lingkungan. “Ini ekonomis, karena memang menggunakan sampah yang kemudian diolah. Sehingga bahan bakarnya ramah lingkungan,”ujarnya. Reggy menyebutkan produk inovasi ini bisa dimanfaatkan para pelaku usaha, ataupun rumah tangga. Bahan bakar alternatif ini sebutnya, lebih ekonomis dan hemat hingga 30% bahan bakar lainnya.
” Dari produk ini, kami memberikan pesan moralnya, bahan yang terbuang masih ada nilai tambahnya. Karenanya jangan dibuang dulu, karena masih bisa diolah,”ujarnya. Selain memanfaatkan ampas tebu, bisa menggunakan bahan baku lainnya, seperti pisang dan apel. Namun tetap melalui proses permentasi. Dari inovasi ini jelas Reggy, mereka ternyata terpilih sebagai salah satu delegasi dalam event Riau Industrial Creative Festival di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (Uinsus) Riau yang digelar 6 September hingga 11 September bersama dua rekannya, Widodo dan Sartika Sari.