Kolaborasi RI-Jepang, Upaya Perkuat Sektor IKM

Kolaborasi RI-Jepang, Upaya Perkuat Sektor IKM

Diposkan: 08 Aug 2018 Dibaca: 994 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Indonesia dan Jepang semakin memperkuat kolaborasi dalam upaya pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM). Salah satu langkah dengan sinergi pembentukan Indonesia-Japan Business Network (IJB-Net).

“Tentunya IJB-Net ini akan mendorong daya saing sektor IKM, mereka berkolaborasi untuk mendukung pengusaha Indonesia dan Jepang,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Peluncuran IJB-Net dan Simposium Internasional dengan tema “Peluang Kolaborasi Indonesia-Jepang di Era Industri 4.0” di Kementerian Perindustrian, Rabu (8/8/2018).

Menurut Menperin, beberapa sektor IKM potensial yang akan dikembangkan kedua belah pihak, seperti IKM makanan dan minuman serta IKM komponen otomotif. Sektor ini dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan-perusahaan manufaktur besar yang terkait.

“Adanya peran diaspora ini bisa menjadi opsi pendorong untuk  meningkatkan partnership,” jelasnya.Pada kesempatan tersebut, Menperin memberikan apresiasi kepada industri manufaktur Jepang skala besar, karena terus berkomitmen menambah investasi dan beberapa di antaranya menjadi pionir dalam implementasi industri 4.0 di Indonesia, seperti,  Epson, Toyota, Panasonic dan Daihatsu.

“Adanya IJB-Net ini dapat pula menjadi momen peningkatan hubungan diplomatik kedua negara yang sudah memasuki 60 tahun pada 2018 ini,” ujarnya.

Airlangga berharap, IJB-Net bisa menjadi wadah untuk saling berbagi pemikiran dan berdiskusi dalam mencari inisiatif-inisiatif yang dapat dilakukan bersama gunamendongkrak daya saing industri prioritas di era ekonomi digital saat ini.

Ketua Umum IJB-Net Suyoto Rais mengungkapkan, pemerintah Jepang sedang memfasilitasi para pelaku IKM-nya untuk berekspansi ke luar negeri. “Mereka menyadari cepat atau lambat akan kekurangan bahan baku, sumber daya manusia (SDM) dan pasar. Langkah yang perlu dilakukan, misalnya melalui kerja sama dengan pengusaha di negara lain, termasuk Indonesia,” paparnya. 

Oleh karena itu, IJB-Net siap mengoptimalkan peran para alumni Jepang untuk memperkuat networkkedua negara. IJB-Net juga akan membantu pengembangan IKM Indonesia agar dapat meningkatkan nilai tambah produknya sehingga bisa menembus pasar Jepang. “Melalui kolaborasi ini, akan ada pula adopsi teknologi yang aplikatif dan memacu volume transaksi perdagangan kedua negara,” imbuhnya. 

Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii menyampaikan, selama 60 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang, sudah terbangun kerja sama yang mendalam di bidang ekonomi, transfer teknologi dan pengembangan SDM. (*)

 

sumber : kemenperin.go.id
 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved