Koad Chamdi Angkat Kearifan Lokal Sambal Khas Sumut hingga Mendunia
Diposkan: 19 Mar 2019 Dibaca: 1194 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Koad Chamdi memiliki semangat yang luar biasa dalam menekuni bisninya. Melalui keahliannya membuat sambal ia mampu mengangkat kearifan lokal Sumut di mata dunia.
Koad hadirkan sambal andaliman. Sambal yang berbahan baku andaliman yang banyak dikenal mericanya orang batak. Koad yang sebelumnya dikenal dengan usaha bawang goreng yang gurih, kini ia memiliki produk baru yaitu sambal andaliman.
Agar Sambal ini ada pilihan ia memproduksi 4 varian yakni yang favorit ada 2 jenis yaitu sambal ikan teri yang di-mix sambal andaliman, satu lagi yang di-mix dengan ikan roa. Dikatakanya untuk bahan baku ikan roa ia masih ambil dari luar Medan atau dari Manado. Dan varian lain ada juga sambal ebi dan sambal cumi. Jadi ada 4 varian yang rasanya membuat selera makan menjadi bertambah.
Yang termasuk laris manis dalah andaliman mix teri. Yang ini diakui Koad sudah dikirim ke Jakarta hingga Taiwan. "Kemarin ada permintaan dari Jakarta ia ingin menjadi distributor tunggal di sana hanya saja minta custume untuk menggunakan brand dia. Jadi produk dari saya tapi brand atau merek dari dia. Bagi saya tidak masalah pakai brand mereka tapi produk tetap nama saya, ini merupakan keuntungan juga buat saya," katanya kepada ukmkotamedan.com baru-baru ini.
Dalam sebulan untuk sambal andaliman mix teri ia harus produksi 1000 PC, ini untuk memenuhi permintaan. "Saya memanfaatkan kearifan lokal karena sambal ini sudah mendunia, kalau dilihat di Jawa dan kota lainnya sambal ini ada, jadi saya ingin mengangkat kearifan lokal," katanya lagi.
Koad menyatakan di Sumut banyak jenis sambal hanya saja ia tidak tau apa yang mau di naikkan, namun ia teringat dengan sambal andaliman. Ini merupakan terobosan yang baru selain sambal andaliman ia buat mendunia , ia juga diminta melatih ibu-ibu di tanah Batak untuk mengajari membuat sambal andaliman padahal harusnya mereka pakarbya.
"Di Humbahas saya diminta membuat sambal andaliman mulai prosesnya, pacagingnya, dan juga pemilihan bahannya," ungkapnya.
Trik agar sambal menjadi tahan lama dikatakanya terletak pada pemilihan bahan, prosesnya harus benar dan faktor pacagingnya juga harus diperhatikan.
Nah, ia memaparkan sambal miliknya ini dipasarkan di outlet Oleh-Oleh Medan, online. Untuk harga Rp30 ribu-Rp35 ribu bahkan ada yang Rp40 ribu.
Ke depannya ia menginginkan akan membuat produk dari kearifan lokal karena sambal andaliman miliknya saat ini sudah terkenal. "Saya akan membuat produk baru lagi mengingat sambal andaliman saya sudah terkenal, nantinya juga dari kearifan lokal," pungkas Koad. (UKM 06)