Kisah Terry Djony, Bangun Startup Chatbiz.id
Diposkan: 28 Aug 2019 Dibaca: 1131 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, BANDUNG - Membangun startup dari nol bukanlah perkara mudah. Selain karena harus mampu bersaing dengan startup lain, inovasi juga mesti terus dihadirkan agar mampu menggaet customer. Apalagi bagi mahasiswa, kesibukan kuliah dan tugas menjadi tantangan sendiri dalam merintis startup.
Salah satunya, Founder Startup Chatbiz.id, Terry Djony Syukur, mahasiswa S1 Teknik Fisika ITB angkatan 2016. Dikisahkan Terry, perjuangan dan pengalamannya membangun salah satu startup tenant Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB dan Inkubator Greaterhub SBM ITB.
Ia mempunyai visi menjadi seorang technopreneur untuk memajukan teknologi di era Industri 4.0. Dia percaya dengan majunya teknologi dengan kebijakan yang sesuai akan memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Ini adalah latar belakang saya juga mengapa saya mendirikan Chatbiz.id sebagai langkah awal kontribusi saya untuk Industri 4.0 di Indonesia,” ucapnya.
Sikap pemerintah yang semakin giat mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia menjadi alasannya memiliki kontribusi industri ke Gross Domestic Product (GDP) negara sangat besar, yaitu bisa mencapai 60%. Pertumbuhan UMKM ini meningkat hingga dua kali lipat tiap tahunnya.
Namun, ternyata 78% pengusaha gagal menjalankan usahanya pada tahun pertama. Sebagian besar bukan karena produknya tidak memiliki pasar, melainkan karena masalah buruknya layanan pelanggan dan pembukuan yang kurang terkelola baik.
Dibekali hobi programming secara otodidak sejak SMP kelas 3 dan juga sedang mendalami tentang kecerdasan buatan khususnya chatbot pada tahun 2018, Terry melihat ada peluang chatbot admin otomatis. Dengan aplikasi tersebut, akan banyak membantu UMKM menyediakan customer service handal 24 jam nonstop sekaligus fitur bisnis lain seperti invoice, pembukuan tanpa memakan biaya yang mahal.
Selain itu, belum ada juga platform chatbot di Indonesia yang simpel dan mudah digunakan untuk bisnis kecil atau UMKM.
“Oleh karena itu, saya berniat untuk membangun sebuah platform chatbot admin otomatis yang simpel dan mudah untuk pengguna UMKM, hanya dengan mengupload informasi bisnis saja, chatbot admin otomatis dari Chatbiz.id sudah bisa jadi dan siap melayani pelanggan di aplikasi chatting,” ucap Terry menjelaskan secara singkat cara kerja dan kegunaan Chatbiz.id
Dengan ide ini, Terry langsung mencari co founder dan tim untuk bersama-sama membantu bisnis-bisnis yang sedang berkembang di Indonesia. Dengan kerja keras dan tekad Terry beserta timnya, selama hampir 1 tahun, Chatbiz.id telah berhasil mendapat pendanaan pre-seed dari angel investor di pameran TechInAsia, mendapatkan klien perusahaan nasional dan UMKM untuk pengembangan sebelum launching, hingga akhirnya platform launching pada 5 Agustus 2019.
“Kesulitan yang dialami saat membangun bisnis ini pada awalnya adalah sulitnya mencari talent developer Indonesia melalui job portal. Namun, hal itu saya coba atasi dengan menyebarkan informasi rekrutmen di berbagai kampus di Bandung dan juga melalui grup, dan sosial media seperti Instagram,” ucap Terry.
Kedepan dia berharap, bisa membantu banyak orang dengan sistem ataupun teknologi yang saya buat, seperti Chatbiz.id untuk kualitas UMKM yang lebih baik, pungkasnya. (*/itb.ac.id)