Kisah Pak Masran Mempertahankan Usaha Baksonya selama 35 Tahun di Jalan Utama

Kisah Pak Masran Mempertahankan Usaha Baksonya selama 35 Tahun di Jalan Utama

Diposkan: 08 Jan 2019 Dibaca: 77 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Sama halnya dengan mie pangsit, bakso sudah menjadi makanan favorit bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Medan.

Tak heran di berbagai kawasan di Medan sangat mudah ditemukan makanan yang berbentuk pentolan ini. Dan semakin hari penjual bakso tumbuh subur di kota Medan baik bakso keliling, bakso pinggir jalan dan ada juga bakso di kios -kios.

Namun, jika ingin menikmati bakso yang nikmat dan memiliki citasara yang berbeda. Warung Bakso Masran Utama yang terletak di Jalan Utama tepatnya di samping Bank BTN bisa menjadi pilihan.

Warung bakso yang lokasinya di pinggir jalan ini memang cukup sederhana. Kalau dilihat dari tempatnya memang tidak ada yang istimewa tetapi saat hidangan semangkok bakso Pak Masran ini sudah di depan mata, jangankan menunggu, tak sabar rasanya ingin langsung menyantapnya. Tampilan baksonya yang menggoda dan kuah kaldunya yang sangat wangi membuat perut tak mampu menahan ingin mencicipinya.

Berdasarkan keterangan pemiliknya, Masran (56) bahwa warung bakso miliknya ini sudah ada di Kota Medan sudah 35 tahun. Ia yang mengaku datang dari pulau Jawa merantau ke Medan merintis usaha bakso dimulai dengan jualan keliling kota Medan. Saat itu ia masih lajang.

Alasannya berjualan bakso hanya sederhana berjualan adalah hobinya, dengan berjualan ia merasa lebih merdeka tanpa diperintah orang lain dan itu pulalah menjadi cita-citanya sejak muda.  


"Awalnya saya jualan keliling dulu dan  Memilih jual bakso karena hobi saya menjadi pedagang. Biar kecil -kecilnya namun merdeka tanpa diperintah orang. Itu memang cita cita saya dari sejak dulu," Katanya kepada UKMKOTAMEDAN.COM, Selasa (8/1/2019)


Lebih lanjut, Masran mengatakan pentolan bakso miliknya adalah buatan sendiri, begitu juga bumbu untuk kuahnya, ia menggunakan kaldu daging sapi, sehingga tidak heran aromanya sangat khas dan segar.

"Untuk bakso dan kuah kaldunya saya buat sendiri, bumbunya saya racik sendiri. Saat ini saya dibantu oleh 5 pekerja saya. 4 terlibat dalam proses pembuatan bakso sedangkan 1 pekerja lainnya menggoreng kerupuknya, bawang goreng dan memasak sate kerang," paparnya dengan semangat.

Rahasia dari warung baksonya hingga bisa bertahan selama 35 tahun dan  tidak pernah sepi pengunjung ini yakni harus yakin dan alot dan Masran selalu berdoa agar warungnya diberi rezeki kelancaran.

"Trik bertahan pokoknya yakin dan alot dan tidak lupa berdoa dan meminta agar rezeki lancar. Dan tetap mempertahankan rasa," katanya lagi.

Ramainya pengunjung, bakso Masran  utama ini bisa habis 300 mangkok  perhari dan pengunjungnya berdatangan dari berbagai penjuru kota  Medan. Dan banyak juga langganan  yang  tetap setia menikmati  baksonya sejak 35 tahun. Meskipun diakuinya sudah berkali-kali pindah tempat namun tetap datang juga.

"Dalam sehari bisa habis 300 mangkok. Pengunjung datang dari berbagai kawasan di Medan. Seperti Tembung, Pakam," tegasnya.

Nah, untuk. Harga semangkok bakso Masran utama ini hanya mengeluarkan kocek Rp8000 dan untuk minumannya hanya Rp4000 per gelas. Jadi, jika penasaran dan pernah mencicipi bakso di warung bakso Masran utama ini, ayo dicoba, murah dan enak rasanya. (UKM06)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved