Kisah Jatuh Bangun Mega, Merintis Usaha Make Up Artist Hingga Beromset Puluhan Juta

Kisah Jatuh Bangun Mega, Merintis Usaha Make Up Artist Hingga Beromset Puluhan Juta

Diposkan: 20 Aug 2019 Dibaca: 1191 kali


 


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Acap kali usia muda dianggap sebelah mata saat terjun ke dunia bisnis. Padahal di usia produktif inilah banyak ide-ide yang bisa dijalankan denga baik.

Inilah yang dilakoni pengusaha muda di bidang Make Up Artist (MUA)  profesional sekaligus wedding organizer, Mega Mustika Berliani. Meskipun, Mega masih sangat muda, ia kini sudah mampu memiliki usaha bisnis dengan omzet yang fantastis.

Perempuan warga  Jalan Pematang Pasir Gang Ahmad Saman No.97 Lingkungan 7, Medan Deli ini mengaku bisnis bukanlah hal yang asing lagi. Di usia 21 tahun, ia telah merintis usaha ini dan kini telah berkembang.

"Usaha ini berawal dari mengikuti aktivitas saudari kandungnya yang sempat terjun ke dunia kecantikan, saya mencoba memperdalam keahlian dengan mengikuti kelas-kelas kecantikan, yang akhirnya membuat saya menjadi entrepreneur," katanya.

Diakuinya untuk menjadi seorang entrepreneur, membutuhkan sikap yang berani, mental yang kuat, serta pandai melihat peluang bisnis yang menjanjikan.
 
"Kesuksesan karir di usia muda, tidak datang begitu saja. Dibutuhkan keberanian untuk memulai dan keyakinan yang kuat bahwa siapapun bisa menjadi apapun jika ia tekun dan bekerja keras," ujar Mega.

Menjalani peran sebagai seorang mahasiswa, tentunya menyita banyak waktu, tak membuat Mega menyerah dalam menggeluti bisnis yang telah dirintisnya sejak beberapa tahun belakangan ini.

Sempat jatuh bangun dalam menjalankan bisnis di usia muda, namun semangat dan tekad yang kuat membuat Mega bisa mengembangkan bisnis hingga memiliki peluang yang besar seperti saat ini.

Dengan fokus utama yang dijalankannya adalah bisnis di bidang MUA, yang memang sedang menjadi tren  di kalangan masyarakat. Tentu saja, hasil yang ia peroleh saat ini, disertai perjalanan yang cukup panjang dengan tantangan-tantangan yang beranekaragam. Namun, Mega mampu membuktikan sukses di usia muda tidak hanya sekadar impian belaka.  

Mega mengatakan dalam menjalankan bisnis ini tidaklah berjalan mulus, banyak tantangan yang ia hadapi,  namun ia terus bangkit dan optimis agar meraih sesuatu yang maksimal.

"Saya pernah mengalami kejadian pemesanan tenda, padahal sebelumnya sudah di-fixkan, namun ternyata saat hari dimana acara itu berlangsung, ternyata dibatalkan dan saat dihubungi tidak dapat tersambung," ucapnya.

"Kegagalan demi kegagalan, bukanlah hal yang perlu ditakuti, tetapi haruslah dijadikan evaluasi untuk mengembangkan diri agar semakin baik kedepannya," kata Mega.


Meskipun begitu, ia tetap optimis dalam menjalankan karier sekaligus pendidikannya. Terkait pemasaran bisnis, kata Mega, ia membuat strategi promosi secara offline dan online sehingga jangkauan pasarnya semakin luas. Media sosial berupa Instagram, Facebook, Line, Whatsapp digunakan untuk menawarkan jasa dan untuk memperlihatkan testimoni dari pelanggannya.

"Tapi saya menganggap promosi dari mulut ke mulut itu yang lebih memberi dampak untuk kemajuan usaha, karena lebih efektif dalam mempengaruhi orang lain untuk menjadi calon pelanggan," ucap Anak ke-7 dari delapan bersaudara ini.

Di sisi lain, Mega juga pernah meraih penghargaan sebagai Duta Wirausaha Putri Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 2018. Penghargaan ini diberikan kepadanya, sebagai bukti kesuksesan pencapaiannya dalam dunia bisnis di usia yang masih muda.  

Selain itu, ia juga meraih beberapa prestasi dan penghargaan yakni Juara I Stand Terbaik Expo Kewirausahaan Student Entrepreneurship Center (SEC) USU 2018.

Dari sejumlah penghargaan yang Mega raih, mayoritas merupakan perhargaan dalam dunia bisnis, sehingga ia cukup berpengalaman dalam meningkatkan peluang-peluang bisnis yang saat ini digelutinya.

"Pemilihan duta tersebut diselenggarakan oleh Student Enterpreneurship Center (SEC), yang merupakan sebuah asosiasi yang dibentuk untuk membina mahasiswa agar mampu menghasilkan wirausahawan muda yang berjiwa kreatif, inovatif, dinamis, dan mampu menghadapi resiko serta berbagai tantangan yang ada di lingkungan usaha," katanya lagi.

Dalam mengembangkan bisnisnya, Mega meyakini usaha haruslah disertai dengan doa, agar usahanya semakin lancar dan menjadi berkah.

Baginya, keluarga merupakan faktor penting dibalik kesuksesannya. Ia pun mampu bertahan dalam persaingan bisnis yang begitu ketat ini, karena berkat dukungan dan doa keluarga yang senantiasa menyertainya.

"Saya bisa terus bertahan dan termotivasi berkat dukungan dan doa dari keluarga saya terutama ibu saya, yang selalu setia memberi semangat dan  mendengarkan keluh kesah yang saya rasakan," ungkapnya.

Mega mengatakan dalam berbisnis juga harus optimis dan percaya diri bahwa usaha yang dimulai akan berjalan dengan lancar. Selain itu, ia juga menjalin hubungan baik kepada semua orang atau membangun banyak relasi, karena berkembangnya sebuah usaha dapat dipengaruhi oleh hubungan kerja sama yang baik dengan pihak luar.

"Saya terus mencari informasi terbaru seputar bidang usaha ini dan mengikuti perkembangan zaman demi dapat bertahan di tengah persaingan bisnis yang sangat ketat. Untuk menjadi sukses dalam berwirausaha yaitu terus berdoa kepada yang Maha Kuasa, karena baginya walaupun segala kiat-kiat telah dilakukan tetapi tidak memohon kepadaNya maka semua akan terasa sia-sia," aku Mega.

Diakuinya, apabila mengalami kegagalan, hal itu merupakan keberhasilan yang tertunda dan dapat diperbaiki kedepannya untuk menjadi lebih baik. "Yang terpenting kita tetap mencoba dan tidak putus asa. Yang pasti dalam hidup haruslah selalu bersyukur dengan apa yang telah kita capai," tandasnya. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved