Kisah Eka Satria, Belasan Tahun Bergelut di Bisnis Beragam Kue

Kisah Eka Satria, Belasan Tahun Bergelut di Bisnis Beragam Kue

Diposkan: 28 Nov 2019 Dibaca: 354 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Eka Satria warga Jalan A. H Nasution, GG Damai, Medan Johor belasan tahun konsisten bergelut di bisnis beragam kue-kue basah dan juga kering.

Melalui brandnya, Mubaroqah Cake, Eka Satria mengawali usahanya di pertengahan tahun 2006 lalu. Dikatakanya, dia menggantikan kakak iparnya yang sudah lebih dulu terjun dalam dunia bisnis kue.

"Kakak ipar saya selalu membantu menunjukkan tips-tips dan triknya dalam pembuatan kue. Selain itu saya dari kecil juga sudah hobi menengok orang tua, terutama ibu untuk membuat kue-kue tradisional bahkan sewaktu masih sekolah dasar, tetangga saya sering memanggil saya untuk minta bantuan membuat kue," ucap Eka.

Lebih lanjut ia menjelaskan yang paling ramai pesanan  saat itu jika mendekati  Bulan Puasa Ramadan. Di saat pertengahan bulan puasa, semua orang-orang terutama para ibu pasti sedang disibukkan dengan membuat kue lebaran dan di saat itu juga ia memanfaatkan waktu untuk belajar membuat kue.

Diceritakannya pula ia sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) sudah mulai berusaha menjualkan kue-kue yang dibuat orangtuanya  ke sekolah. Dengan modal uang jajan dari orangtua, ia membeli bahan-bahan pembuatan kue.

"Kue itu saya buat saat malam hari, dan pagi harinya saya bakar sendiri, kemudian saya jual kue itu ke kedai- kedai yang ada di kampung karena dasar itu jugalah saya ingin melanjutkan bisnis kue ini," ucapnya.

Eka mengatakan pilihan nama Mubaroqah Cake dalam bisnis kuenya, karena ia menginginkan usaha kue yang dapat berjalan dengan semakin baik, maju dan tentunya berkah baginya selaku penjual serta berkah juga bagi pembeli (konsumen).

Tak tanggung-tanggung, dalam menjalani bisnis kue ini, Eka tidak berjalan sendiri melainkan semua juga berkat dukungan suaminya.

Adapun  jenis kue yang diproduksinya yakni antara lain bolu bakar, putu ayu, bolu kukus, brownies, klepon, lapis, kanji, nagasari, dan sebagainya.

"Kita menyediakan berbagai varian kue mulai dari bolu, kue basah, gorengan, puding atau jelly art, cake dekorasi, donat dan aneka cookies lebaran. Semua tergantung permintaan konsumen kalau kita bisa maka kita akan sanggupi permintaan mereka. Di awal ramadan, kita sudah mulai tester cookies untuk para pelanggan dan reseller dan biasanya di pertengahan ramadan kita akan tutup PO dan fokus ke orderan yang sudah masuk," jelas Perempuan kelahiran Padang, 18 Januari 1984 ini.

Sudah dua tahun terakhir ini, kata Eka, ia mencoba menambah varian baru dengan menghadirkan donat kentang. Ia pilih sajikan donat kentang karena donat merupakan satu panganan yang abadi sepanjang masa. Selain itu donat juga disukai anak-anak hingga orang dewasa.

Ibu empat anak ini menjelaskan pihaknya menyediakan donat yang bulat di tengah atau biasa juga disebut dengan donat bolong dan donat glaze dengan aneka pilihan rasa yakni coklat, tiramisu, green tea, strawberry, vanilla, lemon, blueberry, dan lainnya.

"Harga kue kita bervariasi tergantung permintaan konsumen, tingkat kesulitan dan bahan yang kita pakai untuk pengolahan kue tersebut. Namun kita tetap mengusahakan harga tetap terjangkau," ujarnya.

Menurut Eka, selama ini testimoni para pelanggan yang masuk selalu bernilai positif dari segi rasa maupun dari harga yang lebih miring dibandingkan dengan membeli di toko-toko yang sudah terkenal. "Alhamdulillah, soal rasa kita tak kalah dengan yang sudah ada di toko. Kami produksi kue dari bahan pilihan," ucapnya.

"Insya Allah, kalau Allah meridhoi usaha ini agar semakin maju  sehingga saya bisa membuka peluang lapangan pekerjaan bagi saudara-saudara yang membutuhkan karena sejatinya bagi diri saya sendiri berbisnis itu bukan hanya dengan manusia saja tapi juga berbisnis dengan Allah,"ungkapnya.

"Kedepannya saya akan buat spesialkan satu hari dalam seminggu yaitu "Jumat baroqah". Pada setiap Jumat para pelanggan akan mendapatkan diskon bahkan Insya Allah saya akan menggratiskan bagi mereka yang hafal Alquran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," tandas Eka. (UKM06)

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved