Kisah Diah Lestari, Ciptakan Peluang dari Kelas Baking

Kisah Diah Lestari, Ciptakan Peluang dari Kelas Baking

Diposkan: 06 Apr 2018 Dibaca: 552 kali


UKMKOTAMEDAN.COM,MEDAN-Semangat berdagang ternyata menjangkit sebagian ibu-ibu rumah tangga, terlebih mereka yang memiliki hobi memasak dan membuat kue. Hal ini dilirik Diah Lestari, seorang arsitek ini yang punya hobi membuat kue, dan mengajarkannya.

Berawal dari postingan aneka kue buatannya di Facebook, Diah malah diminta untuk mengajarkan. "Pertama kali buka kelas, peserta cuma 2-3 orang saja. Kegiatan share info resep dan hasil baking, akhirnya tersalur langsung dengan kegiatan ini dan akhirnya malah jadi aktivitas rutin," jelas wanita berkacamata yang menamakan dapur baingnya dengan seb utan Deezkitchen.

Sekarang setidaknya hampir tiap hari Diah membuka kelas dengan beragam tema, mulai dari kue tradisional, hingga cake ala Jepang. Serunya, tiap acara kelas berlangsung, Diah selalu mengambil moment dengan para muridnya. Sebagai dokumentasi dan juga memotivasi buat para ibu yang lain.

"Saya dulu sempat ikut kegiatan baking class juga di Jakarta. Dan karena minat orang untuk ikut kelas meningkat tiap harinya, saya pun serius menggarapnya dengan metode yang gak asal-asalan. Sempat ditawari untuk meniru kurikulum kelas baking di Jakarta, tapi saya ingin kelas saya berbeda dan punya ciri khas. Terlebih apalagi ilmu yang saya terapkan bisa membantu orang lain untuk berjualan," jelas Diah.

Ini pula yang membuat banyak peserta kelasnya antusias mengikuti tiap kurikulum Diah. Terutama belajar teknik baru dalam dunia baking. Dan tidak sedikit yang punya kesempatan berbisnis kue dari rumah, meski dengan pengetahuan satu dua resep yang mereka ikuti pada kelas Diah. Dan uniknya belajar tidak cukup sampai pertemuan saat praktek kelas, Diah membuatkan grup whatsapp khusus untuk berdiskusi langsung seputar baking kue.

Tidak hanya mengajarkan resep, Diah juga mengajarkan teknik membuat kue, dan tidak segan segan mengajak diskusi para siswanya. Biasanya setelah sesion kelas berlangsung, Diah akan memasukkan nama dan kontak murid ke group sosial media Whatsapp. Grup ini berfungsi selain memberi kabar juga berdiskusi lanjut seputar dunia baking.

"Saya lebih suka mengajak para ibu-ibu untuk berpikir kreatif, dari resep yang selama ini saya ajarkan. Misalnya dari adonan roti, bisa dibentuk dan dipadukan dengan beragam rasa, dan dibentuk agar menarik. Meski tidak berpatokan dengan alat yang mahal peserta bisa lebih kreatif dengan alat dan bahan yang mereka punya, katena sudah punya info dasar seputar baking," jelasnya. (wina/ukm03)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2021. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved