Kisah Barkah Kembangkan Usaha Keluarga Menjadi Rumah Makan Kekinian

Kisah Barkah Kembangkan Usaha Keluarga Menjadi Rumah Makan Kekinian

Diposkan: 20 Jul 2019 Dibaca: 1254 kali


 

UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Bagi kamu pencinta kuliner Medan pasti tidak asing lagi dengan tempat makan yang satu ini. Terletak di Jalan Ibrahim Umar No.2, Sei Kera Hilir II, Kec. Medan, Perjuangan, Kota Medan.

Sajian tiga makanan khas daerah yang bersatu dalam satu tempat membuat lidah tak berhenti bergoyang. Cita rasanya yang enak dan konsep tempat yang nyaman membuat tak mau cepat-cepat beranjak.

"Tempat makan ini dulunya hanya rumah makan dimana orang datang makan dan pergi, tapi sekarang tempat makan ini juga bisa tempat nongkrong karena ada sajian kopi yang nikmat," ungkap owner Rumah makan barkah, Muhammad Barkah (40) kepada ukmkotamedan.com, Sabtu, (20/7/2019).

Berdasarkan keterangan pria yang akrab disapa Barkah ini bahwa ia merupakan generasi pertama meneruskan usaha rumah makan ini. Dulunya usaha ini dirintis oleh kedua orang tuanya.

"Dulunya usaha ini yang menjalankan adalah orang tua saya, awalnya di Jalan Iskandar Muda selama 2 tahun tetapi tidak ada progres, usaha itu pindah ke kediaman  orang tua saya dan pada tahun 2003 pindah lagi dan memilih tempat ini dan bertahan sampai saat ini," ujar ayah dari 3 anak ini.

Dikatakannya dengan mengangkat makanan  khas dari 3 etnis itu terus mendapat tempat d ihati masyarakat padahal pengakuannya ia tidak ada promosi khusus. "Masakan yang kita sajikan di rumah makan ini kan pembeli yang menilai, jadi mereka cerita dari satu ke satu orang sehingga rumah makan berkah ini terus ada pembelinya," tegasnya.

 

Untuk menu primadonanya adalah kari kambing, (khusus menunini dikarenakan keluarganya yang suka makan kari kambing), soto, sup dan juga makanan minang lainnya.

 

 

"Sekarang kita ada sajian kopi, dan cita rasanya gak kalah dengan tempat  minum kopi lainnya, semua yang kita sajikan disini mengutamakan cita rasa, kebersihan dan juga kenyamanan," katanya.

Pria tamatan  Fakultas Sosial Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini mengaku pandai dalam hal memasak dan turun langsung membuat resep masakan hanya belajar otodidak dan kebiasaan membantu orang tuanya di dapur produksi. Alhasil kini ia tidak canggung lagi untuk memasak pesanan pembeli.

Seiring perkembangan rumah makan ini, ia juga menghadirkan oleh-oleh khas Medan yaitu bolu kamboja dan bika ubi yang tak kalah disukai konsumennya.

Nah, Barkah juga memaparkan untuk harga menu makanan dan minuman di sini sesuai dengan kualitasnya namun jika dibanding tempat makan besar lainnya di Medan ia menegaskan dari segi rasa ia tidak kalah tetapi harga tetap ia lebih murah.

Sepanjang ia merintis usaha ini kendala masih pada daya beli masyarakat. Untuk itu ia meminta agar pemerintah perhatian dalam hal ini guna memajukan usaha di Medan.

Meskipun sudah berkembang, pria berjanggut ini tidak tergiur untuk membuka cabang ditempat lain, sebab diakuinya ia hanya ingin fokus di satu tempat.

"Saya sudah   merasakan kesibukan yang luar biasa. Membekap jamuan makan minum sejumlah Walikota di Sumatera Utara, Jadi saya pernah melalu itu,  Saat ini saya nyaman seperti ini saja. Fokus satu tempat. Selain saya merasakan kenyamanan, hasil yang saya  peroleh juga lebih berkah," tandasnya. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved