Kempar Sosialisasikan KUR untuk UMKM Pariwisata

Kempar Sosialisasikan KUR untuk UMKM Pariwisata

Diposkan: 03 Feb 2019 Dibaca: 58 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Kementerian Pariwisata (Kempar) mensosialisasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 100 pelaku usaha yang bergerak di bidang pariwisata di Desa Wisata Wanurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

KUR pariwisata yang berlaku sejak Agustus 2018 ini sebagai upaya memperkuat permodalan sekaligus memperluas akses pembiayaan para pelaku usaha khususnya UMKM yang bergerak di bidang pariwsata.

"KUR pariwisata diarahkan agar bisa diakses pelaku usaha pariwisata terutama yang berada di 10 destinasi prioritas dan 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Wanurejo yang masuk dalam Kawasan Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) merupakan lokasi kedua pelaksanaan sosialisasi setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Humbang Hasundutan di kawasan Danau Toba," ujar Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kempar Dadang Rizky Ratman dalam keterangan resminya Sabtu (2/2/2019).

Sebagaimana program KUR untuk sektor lain, kredit yang diprioritaskan pada sektor pariwisata juga ditawarkan dengan bunga sebesar 7% per tahun. Sementara segmen penyalurannya dibagi menjadi KUR mikro dan KUR kecil. Untuk segmen mikro, plafon kredit besarannya maksimal Rp 25 juta per debitur, sedangkan KUR kecil berkisar Rp 25 juta-Rp 500 juta.

Dadang juga menyebutkan, subsidi bunga yang ditanggung pemerintah untuk segmen mikro sebesar 10,5% tanpa ada syarat agunan. Sedangkan untuk KUR kecil, subsidi bunganya 5,5% dengan agunan yang ditentukan kemudian. Pelaku UMKM dapat mengakses KUR melalui bank-bank penyalur yaitu Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri.

"Dengan KUR diharapkan pelaku usaha pariwisata bisa naik kelas sehingga masyarakat secara umum meningkat kesejahteraannya dari sektor pariwisata," kata Dadang.

Tercatat ada sebanyak 13 sub bidang usaha di sektor pariwisata yang akan dibiayai melalui program KUR di antaranya usaha agen perjalanan wisata, sanggar seni, pentas seni, serta penyelenggara  meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE).

Pelaku usaha akomodasi alias layanan penginapan, penyedia makanan dan minuman di kawasan wisata, hingga usaha jasa layanan informasi pariwisata juga bisa mengakses KUR. Bidang usaha lain yang difasilitasi meliputi tempat pelayanan pariwisata (taman tematik, museum, konsultan wisata, dan pemandu wisata).

Tak hanya itu, usaha tirta atau usaha olahraga air (snorkeling, diving, arung jeram, dan lain-lain) pun bisa mengajukan pinjaman. Bahkan pelaku usaha jasa transportasi pariwisata, industri kerajinan, dan pusat oleh-oleh juga diakomodasi agar bisa mengajukan KUR. (*)

Sumber : Kontan.co.id

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved