Kemenperin Inisiasi Pembangunan Pusat Inovasi Makanan dan Minuman

Kemenperin Inisiasi Pembangunan Pusat Inovasi Makanan dan Minuman

Diposkan: 30 May 2018 Dibaca: 1268 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana akan mengisiasi pembangunan pusat inovasi makanan dan minuman (PIMM). Melalui langkah ini diharapkan dapat menjadi penguatan kapasitas Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di tanah air.

Disamping itu,  upaya ini juga akan menghubungkan penyedia teknologi dengan praktisi industri, meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan berperan sebagai model factory.

“Pembangunan PIMM juga membuktikan keseriusan pemerintah dalam menjalankan industri 4.0,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara, dilansir dari laman resmi kemenperin.go.id, Rabu (30/5/2018).

Pemilihan industri makanan dan minuman ini sambungnya, didasarkan pada besarnya kontribusi sektor tersebut terhadap ekonomi nasional. “Dan juga tingkat kesiapan industri makanan dan minuman dalam menerapkan Industri 4.0 yang relatif lebih bagus,” jelas Ngakan.

Sebagai inisiasi awal, pembangunan PIMM dilakukan masih terbatas pada tahapan manufacturing saja, namun pada fase selanjutnya akan diperluas hingga ke hulu atau on-farm. Komponen-komponen yang akan dibangun di PIMM tersebut, antara lain model factoriesmobile labs,sensorscapacity buildingassessmentdan benchmarking, serta akses terhadap ketersediaan teknologi.

Selain membangun pusat inovasi, Kemenperin juga akan merevitalisasi kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang).  Ini juga sebagai upaya mendukung implementasi revolusi industri 4.0 di tanah air dan akan memperkuat daya saing industri manufaktur nasional di kancah global.

Ngakan menjelaskan, guna merevitalisasi kegiatan litbang, Balai Besar serta Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand Industri) sebagai unit pelayanan teknis (UPT) di lingkungan BPPI akan diarahkan fokus melakukan kegiatan litbangnya sesuai kebutuhan lima sektor industri yang menjadi percontohan pada tahap awal penerapan industri 4.0 di Indonesia.

“Kami punya 24 UPT litbang yang bakal dipacu untuk mendukung lima sektor prioritas industri 4.0, yakni industri makanan dan minuman, kimia, tekstil, elektronik dan otomotif,” imbuhnya. (***/UKM01)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved