Kemenkop Gelar Sosialisasi Pembiayaan Wirausaha Pemula

Kemenkop Gelar Sosialisasi Pembiayaan Wirausaha Pemula

Diposkan: 27 May 2019 Dibaca: 779 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, BANDUNG – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan menegaskan pihaknya akan terus menggelorakan sosialisasi terkait pembiayaan bagi wirausaha pemula di seluruh Indonesia.

"Kita banyak memiliki program bagus khususnya terkait skema pembiayaan bagi UMKM dan wirausaha pemula. Sayangnya, program strategis tersebut belum tersosialisasi dengan baik ke publik," ucap Prof Rully saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) bertema "Wirausaha Pemula vs Pembiayaan", hasil kerjasama Kemenkop UKM dengan Harian Pikiran Rakyat, di Kota Bandung, Jumat 24 Mei 2019.

Untuk itu, Prof Rully mengajak seluruh komponen termasuk Gerakan Koperasi untuk intens mensosialisasikan adanya skim pembiayaan bagi UMKM dan wirausaha pemula.

"Tujuannya, agar pelaku UMKM dan wirausaha pemula dapat mengetahui sumber-sumber pembiayaan bagi pengembangan usahanya,"ujar Prof Rully.

Dengan derasnya sosialisasi pembiayaan, Prof Rully meyakini pelaku KUMKM menjadi kuat untuk bersaing. "Ini juga menjadi bagian dari penguatan ekonomi rakyat. Tak salah juga bila Jabar menjadi pilot project karena Jabar merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia," ujar Prof Rully.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Sutyowati menambahkan, pemberdayaan UMKM tidak bisa dilakukan secara one man show, di mana ada 23 kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Menko Perekonomian yang melakukan program tersebut.

"Kita juga sudah bersinergi dengan kalangan akademisi, dimana sudah ada MoU dengan 59 perguruan tinggi di Indonesia," kata Yuana.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Benny Ruswandi meminta generasi muda untuk jangan takut melangkah menjadi seorang wirausaha.

"Tugas Bank BJB bikin mereka para wirausaha pemula untuk berani melangkah. Kita memiliki program pembiayaan yang sifatnya pemberdayaan ekonomi masyarakat terpadu. Sudah banyak wirausaha pemula yang kita bina," kata Benny.

Meski begitu, Benny mengakui ada beberapa tantangan yang membelit para wirausaha pemula. Diantaranya, unbankable, kesulitan pemasaran, hingga masih rendahnya pemahaman bisnis. "Kita bina mereka hingga usaha mereka fisible, dan juga bankable," ujar Benny.

Sementara Kepala Area Bandung Bank BRI Ismanto mengungkapkan animo wirausaha di Bandung mengakses KUR terbilang tinggi. Tahun ini, KUR ditargetkan sebesar Rp9,7 triliun, dan hingga Mei 2019 sudah tersalurkan sebesar Rp3,6 triliun. "Kita ada sekitar 608 BRI Unit yang bisa melayani UMKM mengakses KUR di Bandung. Selain itu, KUR juga diharapkan melahirkan usaha-usaha mikro baru," kata Ismanto.

Ismanto juga mengakui, para wirausaha pemula masih banyak yang ragu berhubungan dengan bank. "Ini yang harus didorong agar mereka berani mengakses dana perbankan. Apalagi, syarat mendapatkan KUR terbilang mudah, yaitu usaha sudah berjalan selama enam bulan dengan ada surat keterangan ijin usaha. Diharapkan, praktik rentenir di masyarakat bisa hilang," pungkasnya.(*)

Sumber :okezone.com


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved