Kemendag Ajak Pelaku Usaha Mamin Manfaatkan Implementasi IA-CEPA

 Kemendag Ajak Pelaku Usaha Mamin Manfaatkan Implementasi IA-CEPA
Ilustrasi, Pelaku UKM Mamin diharapkan memanfaatkan implementasi IA-CEPA

Diposkan: 22 Sep 2019 Dibaca: 953 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, KEMENTRIAN  Perdagangan  melalui  Direktorat  Jenderal Pengembangan Ekspor  Nasional (Ditjen  PEN) mengajak  pelaku  usaha  makanan  dan  minuman  (mamin)  di  Indonesia memanfaatkan  peluang perjanjianIndonesia–Australia  Comprehensive  Economic  Partnership  Agreement (IA-CEPA) yang   akan   diimplementasikan   akhir   2019.

Hal ini   disampaikan   Direktur   Kerja   Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan saat membuka kegiatan “Aktivasi Kerja Sama Pengembangan Ekspor” di Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.

“Sebagai unit yang memiliki tugas dan fungsi untuk pengembangan dan promosi ekspor Indonesia, Ditjen PEN  berupaya  memanfaatkan  perjanjian  dagang  IA–CEPA denganmendorong UKM  Indonesia menjajaki pasar  Australia  untuk  produk mamin. Kegiatan ini merupakansarana untukmeningkatkan  pemahaman UKM mengenai berbagaihal yang  perlu  dipersiapkan  dalam  menembus  pasar  Australiatersebut,” ujar Marolop seperti dilansir dari laman resmi Kemendag, Sabtu (21/9/2019).

Marolop menyampaikan, pelaku usaha dapat memanfaatkan hasil perjanjian IA-CEPA untuk sektor maminsepertipengenaan  bea  masuk  0  persenIndonesia  ke  Australia  dan pendirian  Indonesia  Food  Innovation Centre. Selain itu, pelaku  usaha  mamin Indonesia akan  lebih  mudah  dalam  mendapatkanbahan  baku industri  makanan  olahan  dari  Australia  seperti  gandum, jelai,  sorgum  yang  lebih  murah sesuai  standar Food & Drug  standard Australia. Sehingga  produk  makanan Indonesia  dapatsetara  dengan  standar Australia.

“Pelaku  UKM  dapat  memanfaatkankerja  sama  ekonomi  dalam  pengembangan melalui Food  Innovation Centreyang  sudah  diinisasi perjanjian  IA-CEPA. FoodInnovation  Centreini  akan  memberikan masukandi sektormakanan yang akan berguna bagi industri makanan olahan Indonesia,” tandas Marolop.

IA-CEPA  merupakan kerja  sama  kemitraan  komprehensif  yang  tidak  hanya  berisi  perjanjian  perdagangan barang,  jasa,dan  investasi;tetapi  juga  kerja  sama  ekonomi  yang  lebih luas.Perjanjian  ini  ditandatangani pada 4 Maret 2019 dan tengah memasuki proses ratifikasi.Kemitraan  baru  Indonesia-Australia  diarahkan  untuk  membentuk “Economic Powerhouse” di  kawasandengan  kolaborasi  kekuatan  ekonomi  kedua  negara.

“Untuk mencapai  tujuan  tersebut,  dalam  perjanjian ini telah disusun skema “Economic Cooperation” untuk mendorong peningkatan kapasitas UKM dan daya saing melalui kegiatan promosi dan inovasi, salah satunyasektor mamin,” pungkas Marolop. (*)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved