Kemenag Susun Desain Pengembangan Mutu Mahasiswa PTKIN
Diposkan: 01 May 2019 Dibaca: 944 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, BELITUNG – Komitmen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diperlukan dalam mengoptimalkan potensi mahasiswa. Sebab mahasiswa merupakan elemen penting dan strategis bagi pengembangan perguruan tinggi disamping aspek akademik dan penelitian.
Hal ini diungkapkan Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Safriansyah pada Focus Group Discussion (FGD),dilansir dari laman kemenag (1/5/2019).
“Saat ini arah pengembangan pendidikan Islam diorientasikan pada mutu setelah pada Renstra Ditjen Pendidikan Islam 2015-2019 menekankan pada perluasan akses dan tata kelola,” ujarnya dalam FDG yang diikuti para wakil rektor/wakil ketua bidang kemahasiswaan dan kerjasama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
Alumni UIN Sunan Kalijaga ini berharap mahasiswa PTKIN diberikan affirmasi agar mereka berkembang dengan baik untuk menyambut tantangan revolusi industri 4.0 dan persaingan global.
Rektor IAIN Syaih Abdurrahman Siddiq Bangka Belitung Zayadi menegaskan komitmennya untuk menjadikan mahasiswa sebagai pilar peningkatan mutu apalagi setelah bertransformasi dari STAIN menjadi IAIN pada 7 April 2018 lalu.
Dia menyambut baik FGD Kemahasiswaan di Belitung yang akan merumuskan desain program pengembangan kemahasiswaan bagi mahasiswa dan kelembagaan PTKIN.
“Ormawa menjadi penting untuk diberdayakan bersamaan dengan membangun kesepahaman dan kebersamaan mahasiswa mengembangkan kampus,” kata Zayadi.
Zayadi juga menyinggung munculnya aksi-aksi mahasiswa yang kadang mengabaikan etika. "Pendidikan politik agar mahasiswa menjadi sadar akan hak dan kewajibannya juga menjadi penting sehingga mereka paham dalam menyuarakkan aspirasinya,” lanjutnya.
Sementara itu, Kasi Kemahasiswaan Ruchman Basori menekankan pentingnya memberikan ruang yang luas kepada mahasiswa PTKI untuk menyalurkan gagasan, aspirasi dan mengembangkan bakat, minat dan keahliannya. "Tugas kita adalah mendampingi dan memfasilitasi agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan unggul,” kata Ruchman. (*)