Kembangkan Usaha Keluarga, Kini Ernawati Punya Rumah Makan Sendiri

Kembangkan Usaha Keluarga, Kini Ernawati Punya Rumah Makan Sendiri

Diposkan: 25 Jun 2019 Dibaca: 1614 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Ketekunan dalam menjalankan usaha pasti akan memperoleh hasil dikemudian harinya. Ini pulalah yang diperoleh oleh wanita separoh baya ini Ernawati (40) warga Jalan Ahmad Yani, Kuala Begumit, Binjai, Kabupaten Langkat.

Rintis usaha rumah makan bersama ibunya dengan menu khas yakni ikan sungai dan ayam kampung kini ia miliki rumah makan sendiri yang tak kalah ramai dengan rumah makan sebelumnya.

"Usaha ini saya rintis dulu bersama ibu saya. Dulu tempatnya bukan disini tetapi kami sewa tidak jauh dari tempat ini, waktu itu saya belum menikah sehingga saya membantu ibu saya menjalankan usahanya," ungkapnya.

Ernawati yang akrab disapa mamak Cindy ini juga menjelaskan bahwa ia membuka sendiri dengan ngembangkan usaha ibunya setelah ia menikah. Awalnya ia merasa takut tetapi ia terus meyakinkan diri."Awal saya buka itu, modal saya kecil, untuk masak saja saya pakai kayu, saya tidak punya kompor, untuk tempat makan konsumen juga saya hanya punya 1 meja dan 4 kursi," kenangnya sampai meneteskan air mata.

"Maaf mbak saya bawa perasaan (baper) ingat masa lalu. Saya selalu meneteskan air mata jika ingat saat merintis usaha ini. Karena disaat itu pembeli sangat sepi, ikan yang saya masak tidak pernah habis bahkan pernah tidak ada pembeli," katanya lagi.

Namun, berkat keuletannya dan kesabarannya, akhirnya rumah makannya yang memiliki ciri khas menunikan sungai ini mendapat tempat di hati konsumen. Setiap hari rumah makan miliknya tidak pernah sepi pembeli.

"Di ruko ini saya sudah 7 tahun, sewa disebelah selama 2 tahun jadi total 9 tahun sudah usaha ini bertahan, saya terus berikan yang terbaik kepada konsumen baik kesegaran ikannya juga ayam kampungnya selaku baru dan juga kebersihan dan pelayanan tetap menjadi utama bagi saya," tegasnya.

Ibu dari dua anak ini mengaku dalam sehari Konsumennya bisa mencapai ratusan sedangkan omsetnya jika ramai bisa mencapai jutaan.

"Untuk dikawasan ini memang tidak ada saingan, palingan ibu saya yang masih buka di pojok sana, tapi kalau yang lain gak ada. Tetapi jika keluar dari kawasan temapt saya berjualan ini banyak makanan khas seperti rumah makan ini, jadi saya bertahan karena terus menjaga kepercayaan konsumen," terangnya lagi.

Yang paling menggembirakan lagi, bahwa konsumennya bukan hanya warga Langkat tetapi berdatangan dari berbagai penjuru. Ia bahkan mengaku tidak mempromosikan warungnya lewat media sosial, melainkan dari mulut ke mulut."Jangankan media sosial, main hape saja saya kurang bisa," akunya polos.

Nah, untuk bisa menikmati makanan di sini harganya mulai Rp20 ribu sampai Rp70 ribu. Yang paling pavorit yaitu udang dan ikan sungai. Ikan-ikan itu ia ambil dari para nelayan langsung. Dalam sehari 10 kg lebih udang bisa habis terjual. Untuk jenis ikan sungainya yakni baung, durung, Pacitan, cibaro, cencen.

Impiannya terhadap usahanya ini  tidak muluk-muluk  ia hanya ingin bertahan dan yang penting dapat mencukupi kebutuhan keluarganha. meski ingin buka cabang tetapi ia ingin  berkelanjutan terus jangan buka tutup.

Sementara itu, warung ini buka pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved