Kembangkan Teknologi IKM, 100 Startup 'Digembleng'
Diposkan: 06 Sep 2018 Dibaca: 1002 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Pelaku usaha rintisan digital (startup) dalam negeri terus mendorong untuk bertumbuh. Sebanyak 100 pelaku usaha startup digembleng dalam workshop Cloud Computing yang digelar selama dua hari, 6-7 September 2018.
Ini sebagai upaya mengajak generasi muda untuk mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi nasional.
“Jadi, diharapkan semakin banyak startup kita sadar terhadap pentingnya infrastruktur digital yang menjadi ciri penerapan revolusi industri 4.0, seperti cloud computing untuk mendukung bisnisnya,” ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto usai meresmikan pembukaan Workshop Cloud Computing di Kemenperin, dilansir dari laman kemenperin, Kamis (6/9/2018).
Workshop Cloud Computing merupakan kegiatan awal dari serangkaian agenda Making Indonesia 4.0 Startup yang diluncurkan Kemenperin. Kemenperin menggandeng perusahaan
Melalui workshop ini diharapkan dapat memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM). “Dengan kami pilih startup yang bisa ‘dikomersialkan’ ini, akan membuat para peserta menjadi semangat,” ujarnya.
Program ini sebut Airlangga, bertujuan untuk membangun ekosistem inovasi, sehingga sejalan dengan roadmapMaking Indonesia 4.0. “Kami meyakini generasi milenial Indonesia memiliki banyak potensi di bidang startup,” tutur Airlangga.
Airlangga menambahkan, pihaknya memiliki banyak program untuk anak muda. Misalnya mendorong technopark seperti Apple Academy. “Selain itu bekerja sama dengan berbagai perusahaan, seperti NTT Communication serta melibatkan banyak kelompok masyarakat dan new entrepreneur. Ini yang harus kita masifkan ke publik. Sehingga masyarakat mengetahui peluangnya begitu besar diera digital,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal IKM Kemenperin menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoJek), PT. Raksasa Laju Lintang (Ralali.com), dan PT. Dusdusan Dotcom (Dusdusan.com).
“Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat program e-Smart IKM yang sudah kami mulai sejak tahun 2017, selain itu juga untuk memperluas akses pasar IKM melalui e-commerce,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menyebutkan pelaksanaan kegiatan Making Indonesia 4.0 Startup ini didukung beberapa asosiasi usaha, komunitas dan lembaga yang begerak di bidang teknologi digital, diantaranya Amazon Web Services Indonesia, Asosiasi Cloud Computing, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia, Asosiasi Tech Startup Indonesia, Angel Investor Network Indonesia, dan Block 71 Jakarta. (*/UKM01)