Kembangkan Potensi Diri, Modal jadi Muslimah Mandiri

Kembangkan Potensi Diri,  Modal jadi Muslimah Mandiri

Diposkan: 30 Dec 2018 Dibaca: 159 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Setiap orang memiliki kemampuan untuk berwirausaha. Tidak harus memiliki modal financial yang besar, karena inventasi utama bagaimana mengembangkan potensi diri.

Hal ini diungkapkan pengusaha muda, Alween Ong saat menjadi pemateri dalam acara Zona Akhwat yang di gelar Muslim Brothers di Mesjid Al Jihad Medan, bertema ‘Muslimah Mandiri dan Inspiratif’, Minggu (30/12/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Alween berbagi kisah dan pengalamannya saat pertama kali memulai merintis bisnis tahun 2006 silam. Motivasi untuk bertahan hidup, agar bisa membiayai kuliah serta dapat kebutuhan hidup dan adik-adiknya juga bisa mengenyam pendidikan tinggi.

Saat itu, beragam usaha dilakukannya, mulai jual buku, jam tangan dan masih banyak lagi. Semua dilakukannya demi mendapatkan uang. Bahkan sepanjang perjalanan hidup yang ditemukannya, apa pun jurusannya saat mengenyam pendidikan, muaranya jika tidak lain hanya untuk menciptakan lapangan pekerjaan atau mencari pekerjaan.

Pilihan sebagai wirausaha, bagi Alween justru banyak mendapat keberkahan. Karena dia tidak hanya memikirkan diri sendiri, namun juga orang-orang sekitar. Sebab dengan usaha yang dijalani bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Alween juga menuturkan wirausaha itu sebenarnya bisa dilakukan anak-anak muda diera milenial saat ini. Asalkan mengetahui caranya. “Untuk mengetahui caranya,  yang harus dilakukan salah satunya dari berbagi pengalaman,”ujarnya.

Pemikiran banyak orang sebutnya, saat memulai usaha, harus memiliki modal besar, dan berada di lokasi yang strategis juga tidak sepenuhnya tidak benar. Sebab diera digital saat ini, media online bisa menjadi fasilitas jika dimanfaatkan dengan positif.

“Oleh karenanya, sebagai muslimah jangan menutup diri dengan digital. Kalau mau membangkitkan umat, harus ke sana, harus dibagi, karena semua serba digital, bagi yang serba positif,”tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Alween menambahkan pihaknya saat ini membuat program yang menyandingkan pariwisata dengan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Mobil Wisata Edukasai Enterpeneurship (MOWIEE).

“Ini kaitannya dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Kenapa pariwisata?, Karena ini yang paling mudah, orang seringkali tidak menghitung biaya untuk jalan-jalan dan makan makan. Hitungannya akhir bulan,”ujarnya.

Sementara narasumber lainnya, Ustadzah Adilla Putri menyebutkan untuk menjadi seorang muslimah yang mandiri harus mempunyai kemampuan dan skill. Bahkan setiap orang memilikinya, namun sayangnya banyak yang tidak mengetahui skillnya dimana.

“Padahal setiap manusia Allah ciptakan skill, kemampuannya,”ujarnya. Oleh karenanya, skill tersebut harus digali, makanya kemandirian seorang disertai dengan menggali potensi dalam dirinya.

“Menggali potensi merupakan bentuk dari rasa syukur terhadap apa yang diberikan Allah. Menggali potensi, ini langkah untuk menjadi mandiri,”ujarnya.

Setelah itu, sambungnya harus didukung dengan ilmu, serta disempurnakan dengan akhlak. “Pondasi akhlak menjadi kekuatan, dan ini implementasi dari keimanan,”pungkas ustadazah Adillah, sebab untuk menjadi muslimah yang mandiri dan inspiratif itu bukan mereka terkenal, dan memiliki follower jutaan, melainkan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. (UKM01)

 

 

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved