Keepers Animals Medan, Dari Hobi Hingga Menjadi Bisnis
Diposkan: 21 Feb 2019 Dibaca: 1014 kali
UKMKOTAMEDAN COM, MEDAN-Keepers Animals Medan merupakan salah satu komunitas pencinta satwa langka di Medan. Berawal dari hobi, komunitas beranggotakan 30 orang ini kini perlahan membuka pintu ladang bisnis secara sendiri.
Pun, bicara bisnis yang lekat dengan uang dan keuntungan, komunitas ini menegaskan tetap mengutamakan nilai-nilai sosial.
Terbentuknya komunitas ini tujuan awalnya adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang satwa langka dan juga memberikan edukasi bagaimana agar tidak takut menghadapai satwa langka jika bertemu di suatu tempat.
Humas Keepers Animals Medan, Beges mengatakan sejak mereka berdiri 2 tahun lalu komunitas ini melakukan pertunjukan di beberapa tempat di Medan. Mereka membawa sejumlah satwa langka dan langsung dipamerkan dimasyarakat banyak. Setiap kali mereka mengeluarkan satwa-satwanya seperti ular, musang, dan landak sontak situasi menjadi ramai dan berdesakan.
Alhasil, komunitas inipun rutin melakukan pertunjukan atau memamerkan hewan mereka seperti di Taman Teladan, Komplek Cemara Asri, Universitas Sumatera Utara (USU), kemudian juga di kawasan Perumahan CintraLand Gama City Medan.
"Kami biasanya memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana agar tidak takut dengan binatang langka seperti ular, musang, landak juga lainnya. Selain itu, kita perkenalkan dan mengedukasi agar tidak menyakiti jenis binatang tersebut jika menemukannya di suatu tempat. Kebanyakan anak-anak yang takut, mereka geli, takut juga jijik," ungkap Beges kepada UKMKOTAMEDAN, Rabu,(20/2/2019).
Seiring berjalannya waktu, mereka kerap dipanggil untuk mengisi acara di pembukaan kafe, even-even di Medan, acara ulang tahun dan juga bazar. Sekali tampil komunitas ini memperoleh bayaran Rp300 ribu.
"Saat kita diundang biasanya kita dibayar Rp300 ribu. Tugas kita hanya memamerkan hewan satwa yang kita punya. Kemudian memberikan edukasi dan biasanya dengan hadirnya kita di acara-acara itu suasana menjadi ramai sekali," jelasnya sambil memperlihatkan seekor ular piton yang diakuinya tidak berbisa sehingga aman untuk dipegang.
Dalam sebulan mereka bisa tampil 2 sampai 3 kali. Jika hari biasa mereka tidak ambil undangan karena sebagian besar pencinta satwa di Keepers Animals Medan adalah pekerja.
Dalam kesempatan itu, Beges memberitahukan bagaimana agar bisa memegang ular tanpa takut dililit atau dipatok. "Sebaiknya diawali mengelus ular dari bawah badan ular sampai kebagian atas, dan itu harus satu arah sebab jika tidak satu arah akan kena sisiknya dan ularnya bisa marah dan tidak nyaman. Insyaallah jika dilakukan dengan benar maka akan bisa menaklukkan ular,"lanjutnya lagi.
Sementara itu, Beges menyatakan bahwa semua hewan itu dipeliharanya sendiri di rumahnya di Pasar II Lau Dendang, Deliserdang. Semua hewan dipelihara hanya dengan rutin diberi makan dan dibersihkan. Sehingga kapan ada undangan dan tampil mengedukasi masyarakat ia siap dengan hewan yang bersih dan sehat.
Ia berharap usaha yang tidak biasa ini terus berkembang sehingga misi dan visi awal komunitas tersebut terus dapat berjalan lancar.(UKM06)