JNE Dorong dan Pemudah Pelaku UKM Kembangkan Bisnis Online
Diposkan: 14 Sep 2018 Dibaca: 1064 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-JNE sebagai perusahaan jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia menggelar acara Kopiwriting bersama Kompasiana dengan tema "Menunggu Modal atau Peluang dalam Memulai Bisnis Online?” di Hotel Santika Medan, Kamis (13/9/2018).
Fikri Al Haq, Kepala Cabang JNE Medan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya agar masyarakat, khususnya para pelaku UKM, bisa menemukan peluang untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya.
"Dari sisi kapabilitasnya sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik, JNE juga berupaya untuk terus mewujudkan dukungannya terhadap UKM, seperti memberikan peluang bagi masyarakat melalui kerjasama kemitraan untuk menjadi titik layanan JNE, serta program JLC (JNE Loyalty Card) yang dapat memberikan peluang untuk mendapatkan benefit bagi pelanggan dari tiap aktivitas pengiriman, juga menyediakan Pesona untuk produsen makanan khas tiap daerah, dan yang lain sebagainya" ujar Fikri.
Budi Santosa, Pemimpin Cabang PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengatakan, dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada UMKM dalam memanfaatkan peluang dalam memulai bisnis online.
"PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, dalam peranannya selalu memberikan pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah (UMKM)," kata dia.
Budi menjelaskan, peran PNM dalam mendukung usaha bisnis online diwujudkan dengan diselenggarakannya pelatihan-pelatihan rutin dengan tema digital marketing bagi para UMKM binaan PNM, sehingga mendukung pengembangan kemampuan UMKM dalam melakukan pemasaran produk secara online dan juga mendukung terbentuknya UKM yang profesional, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam dunia usaha.
”Market study sangat penting dalam memulai sebuah bisnis. Setelah market study yang matang, terciptalah ide awal sebuah solusi. Dari solusi tersebut kita dapat mengukur berapa modal yang kita butuhkan. Proyeksi modal bisa menjadi acuan atau bisa juga kita tunjukkan ke calon pemodal usaha kita nantinya", kata Jesieca Sun, pemilik Soesun yang mengusung produkfurniture rotan dan kayu.
Jesieca Sun juga berbagi cerita tentang awal mula memulai bisnisnya, dengan bermodalkan beberapa produk petfurniture, kami lalu berjualan online dengan system pre-order. Disinilah kami lalu mengumpulkan modal awal untuk menambah produk lainnya."
JNE Medan yang memiliki 431 titik Iayanan di 43 wilayah di Sumatera Utara, pun kerap mengadakan pelatihan dan pembinaan UMKM di setiap kabupaten. Bahkan, untuk mendorong perkembangan pelaku UKM yang masih berstatus mahasiswa, saat ini JNE menggratiskan ongkos kirim untuk pengiriman intracity (antar wilayah di dalam kota), dan juga promo -promo khusus untuk UKM lainnya.(UKM05)