Jelang Ramadhan Harga Naik Hingga 10%, Gubsu Nilai Masih Wajar

Jelang Ramadhan Harga Naik Hingga 10%, Gubsu Nilai Masih Wajar

Diposkan: 17 May 2018 Dibaca: 637 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi melakukan inspeksi mendadak (sidak) menjelang bulan suci Ramadhan, Rabu (16/5/2018).  Hasil  pantauan, temukan kenaikan harga bahan pokok antara 5% hingga 10%. Kenaikan tersebut dinilai masih wajar.

Sidak ini dilakukan di Pasar Petisah dan satu pasar modern di Kota Medan, Gubsu Erry Nuradi hadir bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut Arief Budi Santoso dan perwakilan Bulog.

Turut mendampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Alwin Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler Lubis, Kepala Biro Perekonomian Ernita Bangun, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas Sitorus dan Kabag Humas Indah Dwi Kumala.

Disampaikan Erry, stok kebutuhan bahan pangan, tidak ditemukan masalah berdasarkan penjelasan pedagang di pasar tradisional. Contohnya, bawang merah, daging ayam dan daging sapi, mengalami kenaikan hanya berkisar antara 5% hingga 10%.

“Saya kira ini hal biasa, karena dalam hukum ekonomi bila kebutuhan meningkat sementara suplaynya tetap, maka akan ada kenaikan harga. Yang penting tentunya stabilitas kenaikan harga ini dapat kita jaga. Jangan sampai terjadi kenaikan yang sangat luar biasa. Jadi kalau naiknya masih 5-10 persen masih wajar,” katanya.

Dengan kenaikan yang sifatnya temporer ini, Gubsu meyakini harga kebutuhan pokok akan kembali turun setelah Ramadhan dan Idul Fitri selesai. Namun untuk itu, pihaknya bersama Polda Sumut mempersiapkan mekanisme. Pertama melihat sisi produksi, jika tidak ada masalah, maka harga biasanya tidak akan bergejolak.

“Kalau di produksi tidak ada masalah seperti sayuran dan kebutuhan pokok lain, kemudian terjadi gejolak harga di masyarakat, berarti ada masalah di distribusinya. Dari sektor ini nanti ada tim Satgas Pangan. Itu kan untuk melihat, jangan sampai ada spekulan,” sebutnya.

Jika spekulan yang ditemukan, akan ditindak tegas secara pidana. Karena itu Pemprovsu bersama Polda Sumut meminta agar distributor tidak melakukan spekulasi dan menimbun barang-barang. Begitu juga mekanisme lain, guna memastikan harga tidak naik, atau kenaikan masih dalam tahap wajar.

“Tadi ada juga mekanisme lain, apabila harga naik, dilakukan operasi pasar. Tadi saya menyampaikan pada pedagang dan pembeli, harga masih relative stabil. Bahkan Bulog siap mendistribusikan bahan pangan seperti daging beku yang bisa dipasok Rp80 ribu/kg,” jelas Gubsu. (UKM01)
 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2021. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved