Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan dan Daya Beli Masyarakat Medan Diklaim Aman
Diposkan: 29 Apr 2019 Dibaca: 1080 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan 1440 Hijriah Aman begitu juga dengan daya beli masyarakat juga terpantau aman.
Ini dikatakan Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin usai melakukan pemantauan harga di Pasar Sei Sikambing Jalan Gatot Subroto pada Senin (30/4/2019) bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kota Medan.
"Pantauan ini dilakukan untuk melihat Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun modren menjelang datangnya bulan Ramadhan. Selain harga kita juga melihat animo masyarakat, daya beli dan kestabilan harga," ungkapnya.
Dikatakan Eldin, hasil pantauannya pada umumnya harga sembako aman. Seperti beras, gula, minyak meski ada kebaikan sedikit tetapi ditegasnya masih stabil. Untuk cabai merah dan bawang yang harganya naik pihaknya melakukan operasi pasar di sejumlah pasar tradisional di Medan guna menstabilkan harga.
Kita lihat ke depannya jika Masih ada yang belum tercover kita akan menstabilkannya. Jika ada spekulan, disini ada tim Satgas (satuan tugas) pangan jadi akan kita tindak," tegasnya lagi.
Dalam kesempatan itu, Pihak mengharapkan kepada pedagang agar tidak mendengarkan hasutan yang dapat mengubah harga yang membuat harga tidak stabil. Pemko Medan akan menjaga kestabilan harga ini, jadi diingatkannya agar pedagang tidak khawatir.
Setelah melakukan peninjauan di Pasar Sikambing, Eldin juga meninjau di pasar modren Banyak Jalan Gatot Subroto Medan, disana ia mengungkapkan harga di pasar modern hampir sama dengan pasar tradisional yang membedakan karena kemasan saja. Dikatakanya sinergi antara pedagang tradisional dan modern sejauh ini berjalan baik sehingga untuk harga tidak begitu jauh berbeda.
Namun ia mengharapkan agar produk halal dan tidak halal harus dipisahkan kalau terdapat masih ada pencampuran kedua produk itu pihaknya akan memberi sanksi. "Kita akan beri sanksi karena sebelumnya juga sudah ada janji bahwa setiap supermarket harus memisahkan itu," katanya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan salah seorang pedagang pasar Sei Sikambing bahwa ada kebutuhan pokok yang naik namun tidak terlalu besar seperti harga beras hanya naik Rp200/kgnya. Tetapi terkendala uang pecah atau recehan pihaknya tidak menaikkan harga beras jika dijual secara eceran.
"Harga gula curah Rp12500/kg biasanya hanya Rp 11500-12 ribu/kg, beras untuk kualitas Medium naik Rp200, tetapi masih dijual eceran Rp11 ribu/kg karena terkendala uang receh. Sedangkan beras jenis kuku balam Rp 12ribu-Rp13 ribu/kg, minyak goreng juga masih standar hanya Rp10 ribu/kg.
Sementara pedagang sayuran di Pasar Sei Sikambing, Jeni mengatakan yang mahal saat ini cabe merah yang harganya sudah mencapai Rp38-40 ribu/kg padahal biasanya hanya Rp28 ribu/kg. Bawang merah juga mahal Rp32 ribu biasanya hanya Rp30 ribu, bawang putih mengalami penurunan dari dua hari lalu yang sempat mencapai Rp50-52 ribu/kg sedangkan hari ini hanya Rp48 ribu. Tomat dikisaran Rp13 ribu/kg sebelumya hanya Rp12 ribu/kg. Dan cabai hijau juga sudahenvapai Rp28 ribu yang sebelumnya hanya Rp24 ribu/kgnya," jelasnya.
Untuk harga daging juga masih stabil meskipun di Ramdhan diprediksi para pedagang akan naik. Saat ini hanya berkisar Rp110 ribu/kg sedangkan menyambut Ramdhan diprediksi akan naik menjadi Rp115 ribu/kg. Untuk stok aman. (UKM06)