Jadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara, Inilah Rangkaian Kerja Sama dan Aksi Korporasi Grab

Jadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara,  Inilah Rangkaian Kerja Sama dan Aksi Korporasi Grab

Diposkan: 04 Mar 2019 Dibaca: 1235 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA - Grab Taxi Holdings Resmi menyandang status baru sebagai decacorn. Julukan ini disematkan untuk perusahaan rintisan atau start up yang nilai valuasi di atas US$10 miliar. Grab menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara, namun tidak membuatnya berhenti berinovasi ataupun memperluas jaringannya.

Techcrunch telah melaporkan valuasi Grab melampaui US$ 11 miliar atau Rp 154 triliun (kurs Rp 14.000) setelah pendanaan putaran terakhir selesai dilakukan. Sementara itu kembaga riset yaitu Trefis memprediksi valuasi Grab mencapai US$ 16 miliar atau setara dengan Rp 224 triliun pada tahun ini. 

Bahkan Trefis memperkirakan jika Grab bakal mendulang keuntungan lebih banyak karena pertumbuhan yang signifikan tahun ini. Rata-rata pendapatan kotor Grab untuk setiap perjalanan naik menjadi US$ 3 tahun ini. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yang sebesar US$2,5. Berkurangnya kompetensi membuat Grab bisa mengurangi diskon. Hasilnya, Grab bisa meraup pendapatan lebih tinggi.

"Grab memberlakukan komisi 20% dari driver dan diharapkan angka ini tetap stabil selama beberapa tahun ke depan," kata Travis seperti dikutip dari Forbes.

Diperkirakan pula, jika Grab bisa mencapai target pendapatan bersih US$2 miliar tahun ini, angka itu akan melambung menjadi US$ 16 miliar. Artinya angka itu naik hingga tujuh kali lipat.

Grab memang akan terus fokus pada pertumbuhan dan tujuan yang ambisius. Hasil akhirnya jelas, menjadi "everyday super apps". Perusahaan melakukan diversifikasi ke berbagai bidang seperti toko bahan makanan online, pengiriman makanan dan financial technology.

Bahkan, Grab baru-baru ini juga melebarkan sayap turut andil dalam proyek pariwisata. Bekerjasama dengan Otoritas Pariwisata Thailand, Grab Taxi (Thailand) memiliki tujuan untuk memajukan wisata di negeri gajah putih tersebut.

Dalam setahun terakhir Grab gencar melakukan beberapa kerja sama strategis.Startup ini semakin menyentuh semua aspek kehidupan masyarakat, bukan hanya sebagai penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi. Untuk memperkuat statusnya sebagai everyday superapp, Grab aktif melakukan kerja sama strategis serta akuisisi terhadap startup lain.

Berikut ini daftar kerja sama dan aksi korporasi Grab dalam setahun terakhir :

1. Grab Holding Inc bekerja sama dengan Hyundai Motor Group untuk proyek kendaraan listrik di Asia Tenggara. Melalui Hyundai Motor Company dan Kia Motors Corporation menambah investasi sebesar US$ 250 juta ke Grab. Selain itu perusahaan otomotif asal Korea Selatan ini membentuk kemitraan dengan Grab, untuk meningkatkan adopsi dan kesadaran kendaraan listrik di Asia Tenggara. 

Untuk permulaan, Grab, Hyundai, dan Kia akan meluncurkan serangkaian proyek percontohan kendaraan listrik di Asia Tenggara, dimulai dari Singapura. Proyek percontohan tersebut akan fokus pada penggunaan kendaraan listrik untuk memaksimalkan efisiensi biaya untuk mitra pengemudi.

2. Grab Holding bekerja sama dengan Booking Holdings, dengan investasi senilai US$ 200 juta. Booking Holding merupakan pemimpin global dalam pemesanan akomodasi online dan travel e-commerce. Dengan begitu pelanggan Grab dapat memesan berbagai akomodasi di seluruh dunia yang didukung oleh Booking.com dan agoda. 

Sebagai permulaan, Grab telah mendapatkan investasi sebesar US$ 2 miliar. Kemudian pada akhir 2018 Booking Holding juga kembali menyuntikan investasi senilai US$ 3 miliar pada akhir 2018.

3. Grab meluncurkan Grab Ventures dengan investasi US$ 250 juta atau setara Rp 3 triliun. Ventures ini akan mendukung start up Indonesia untuk ekspansi ke Asia Tenggara. Aksi ini merupakan inisiatif terbaru dari Master plan 2020 "Grab 4 Indonesia". 

Grab Ventures juga menyediakan dukugan termasuk ke akses terhadap pasar, mentorship, keahlian teknologi, dan investasi strategis. Grab Ventures membuat program Grab Ventures Velocity, yang khusus untuk mendukung startup-startup yang sedang berkembang lebih lanjut.

4. Microsoft Corp. dan Grab melakukan kemitraan strategis, yang akan mengubah layanan digital dan mobilitas di Asia Tenggara. Hal tersebut bisa diwujudkan dengan memanfaatkan keahlian Microsoft di bidang machine learning dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang memiliki kualitas tingkat dunia. 

Sebagai langkah pertama, Grab akan menggunakan Microsoft Azure sebagai platform komputasi awan pilihannya. Selanjutnya, Microsoft akan menanamkan investasi strategis di Grab. 

5. Grab Holding juga bekerja sama dengan ZhongAn Technologies International Group Limited. Perusahaan ini merupakan anak usaha dari ZhongAn Online P&C Insurance Co., Ltd. penjamin asuransi berbasis Internet pertama di China. Kedua perusahaan akan membentuk joint venture (JV) untuk memasuki sektor bisnis distribusi asuransi digital di Asia Tenggara, yang berbentuk marketplace. 

Dalam marketplace tersebut akan menawarkan produk-produk asuransi inovatif dalam berbagai macam kategori dengan premi yang berbeda-beda. Konsumen pun bisa memanfaatkan aplikasi grab. JV ini juga akan menggandeng mitra asuransi global untuk merancang berbagai produk yang khusus diciptakan bagi kebutuhan gaya hidup masyarakat Asia Tenggara.

6. Grab Holding Inc bekerja sama dengan Yamaha Motor Co., Ltd untuk berkolaborasi layanan roda dua di Kawasan Asia Tenggara, yang difokuskan di Indonesia. Yamaha Motor akan berinvestasi senilai US$ 150 juta di Grab.

Grab dan Yamaha berencana mengembangkan generasi lanjutan dari layanan mobilitas, dengan solusi dan investasi. Keduanya akan memanfaatkan teknologi dan keahlian Yamaha Motor dalam mendorong keselamatan berkendara mitra pengemudi Grab. Selain itu, memberikan kemudahan pembelian motor bagi mitra pengemudi, atau yang ingin menjadi mitra.

7. Grab dan HOOQ penyedia layanan video on deman pertama di Asia juga membentuk kemitraan strategis yang menyasar pengguna di Asia Tenggara. Peluncuran pertama dilakukan di Indonesia, setelah itu baru Singapura, Filipina dan Thailand. Pada awalnya ketersediaan HOOQ di aplikasi, dimulai dengan pelanggan kategori Platinum.

8. Grab Indonesia bekerja sama dengan HappyFresh meluncurkan GrabFresh di Jakarta, layanan pengiriman on-demand untuk barang belanjaan kebutuhan sehari-hari. GrabFresh memberikan pengalaman berbelanja bebas repot dan hemat waktu dalam memesan barang belanjaan secara online, dan pengiriman produk berkualitas langsung ke depan pintu rumah para pengguna aplikasi.

9. Kerja sama antara Grab dan Samsung untuk mendorong inklusi digital di Asia Tenggara. Perusahaan elektronik asal Korea Selatan tersebut, akan mendukung program micro-financing perangkat-perangkat baru bagi mitra pengemudi Grab di Asia Tenggara pada tahap pertama. 

Seluruh pengguna aplikasi, mitra pengemudi, dan mitra bisnis Grab akan memperoleh keuntungan dengan dibukanya akses terhadap solusi keamanan mobile perusahaan milik Samsung, Knox.

10. Yang paling menyita perhatian pada 2018, adalah merger yang dilakukan Grab dengan Uber di Asia Tenggara. Grab mengambil alih operasional dan aset-aset Uber di Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. (*)

Sumber : CNBC Indonesia


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved