Ini produk-produk yang diminati di Trade Expo Indonesia (TEI) 2019

Ini produk-produk yang diminati di Trade Expo Indonesia (TEI) 2019
sumber: kontan.co.id

Diposkan: 27 Oct 2019 Dibaca: 347 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA - Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 tahun 2019 sukses mencapai transaksi sebesar US$ 10,96 miliar atau senilai Rp 153,38 triliun. Nilai ini meningkat 29,04% dibanding pencapaian tahun lalu sebesar US$ 8,49 miliar atau senilai Rp 127,33 triliun.

Pameran ekspor terbesar di Indonesia tersebut diselenggarakan di International Convention Exhibition (ICE) di Tangerang, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten pada 16-20 Oktober lalu.

“TEI tahun ini berhasil mencapai nilai transaksi US$ 10,96 miliar atau senilai Rp 153,38 triliun. Capaian ini meningkat 29,04 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkap Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Jumat (25/10).

Mendag menjelaskan, transaksi yang terjadi selama TEI 2019 meliputi transaksi perdagangan, jasa, dan investasi. Transaksi perdagangan terdiri dari transaksi produk (barang) sebesar US$ 1,54 miliar. Untuk transaksi produk meliputi transaksi perdagangan barang yang berasal dari penandatanganan kontrak dagang/MoU (US$ 698,34 juta), transaksi di stan pameran (US$ 687,60 juta), misi dagang lokal (US$ 50,63 juta).

Penjajakan kesepakatan dagang (business matching) (US$ 67,11 juta), Kementerian Kelautan dan Perikanan (US$ 10,43 juta), forum bisnis hortikultura (US$ 8,78 juta) serta kuliner dan pangan nusa (US$ 457,14 ribu). Sedangkan transaksi perdagangan jasa sebesar US$ 120,08 juta. Sementara itu, transaksi investasi berhasil membukukan nilai sebesar US$ 9,29 miliar.

Pada gelaran TEI kali ini negara dengan transaksi terbanyak adalah Mesir sebesar US$ 270,51 juta yaitu sebesar 18,13% dari total nilai transaksi; Jepang sebesar US$ 260,01 juta (17,43%); Tiongkok sebesar US$ 201,52 juta (13,51%); India sebesar US$ 96,71 juta (6,48%); dan Inggris sebesar US$ 94,44 juta (6,33%).

Sedangkan produk yang paling diminati adalah makanan olahan sebesar US$ 390,26 juta (26,16%); kertas dan produk kertas sebesar US$ 289,64 juta (19,41%); kelapa sawit/CPO sebesar US$ 166,65 juta (11,17%), produk pertanian sebesar US$ 128,92 juta (8,64%); dan kopi kertas sebesar US$ 111,85 juta (7,50%). (kontan.co.id)


Tags

1 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved