Indonesia-Turki Buka Peluang Ekspor Lada

Indonesia-Turki Buka Peluang Ekspor Lada

Diposkan: 06 May 2019 Dibaca: 1198 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, TURKI-  Turki dan Indonesia harus senantiasa mendorong kedua komunitas bisnis untuk lebih saling mengenal satu sama lain serta menjalin kegiatan bisnis lebih intensif dan menguntungkan kedua pihak.

Hal ini ditekankan Konjen RI Istanbul, Herry Sudradjat dan  Ketua Dewan Bisnis Turki-Indonesia DEIK, Ilhan Erdal, dalam forum yang dihadiri sekira 60 pengusaha Turki pada 29 April 2019 di Istanbul, dengan  narasumber dari Indonesia Rapolo Hutabarat, Ketua Umum Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN)  sekaligus mewakili Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia dan Sulfi wakil Pemerintah Kabupaten Luwu Timur didampingi produsen lada Luwu Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Herry Sudradjat menyampaikan update perekonomian Indonesia serta berbagai peluang bisnis yang ada di Indonesia, utamanya sebagai negara sumber impor bagi Turki untuk beberapa komoditi unggulan seperti karet, teh, kopi, hasil laut, benang tekstil, produk kehutanan.

Sementara wakil dari Kabupaten Luwu menyampaikan penjelasan mengenai daerahnya sebagai salah satu sentra produksi lada berkualitas di Indonesia.

Kegiatan ini telah membawa hasil pembicaraan bisnis diantaranya tiga importir lada Turki dengan produsen lada Luwu Timur untuk menjajaki impor lada dari Luwu. Salah satu importir bahkan merencanakan untuk meninjau langsung lokasi perkebunan dalam waktu dekat.

Sementara itu institusi ekonomi Turki DEIK menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi komunikasi antara industri makanan dan kosmetik Turki dengan APOLIN terkait produk stearic acids - oleochemical.

Dipilihnya produk terkait kelapa sawit dan lada dalam Forum Bisnis ini didasari pertimbangan keduanya merupakan produk yang memiliki prospek di pasar Turki di masa depan.

Tercatat ekspor kelapa sawit  Indonesia ke Turki mengalami kenaikan dari 79,5 ribu ton (2016) menjadi 306,2 ribu ton (2018). Untuk produk turunan kelapa sawit (stearic acid, fatty acid dll  - kode HS 3823) Indonesia  memiliki pangsa pasar Turki sekitar 28% dengan nilai ekspor USD 24,3 juta  sementara impor Turki dari seluruh dunia mencapai USD 94,5 juta.

Sedangkan ekspor lada Indonesia ke Turki masih di bawah  USD 101 ribu  tahun 2018 sementara impor Turki dari seluruh dunia lebih dari USD 12 juta.

Dalam rangka upaya perumusan strategi penetrasi pasar yang lebih efektif di Turki untuk kedua produk tersebut, KJRI Istanbul akan bekerjasama dengan lembaga konsultan di bidang market research yang salah satu hasilnya adalah rekomendasi sejumlah perusahaan terpilih di Turki yang memiliki potensi besar untuk mengimpor produk lada (hitam dan putih) serta produk kiimia turunan kelapa sawit (stearic acids-oleochemical). (*/kemenlu)

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved