Hindari Business Shock, Industri Harus Bertransformasi
Diposkan: 08 Jul 2018 Dibaca: 1290 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA - Era ekonomi digital turut mempengaruhi perubahan berbagai model bisnis. Untuk itu, Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri mengingatkan dunia industri untuk menyiapkan strategi transformasi industri, agar bisnisnya tidak mengalami business shock/guncangan.
"Kita harus buat strategi atau skema perubahan dalam dunia industri sehingga kita mampu mengantisipasi dampak negatif dalam era ekonomi digital," katanya saat narasumber diskusi dalam rangkaian acara Halalbihalal yang diselenggarakan DPN APINDO dilansir dari laman kemnaker.go.id, Minggu (8/7/2018).
Kelengahan dunia industri dalam mengantisipasi, sebutnya, dapat menyebabkan dunia industri terjebak dalam business shock. "Business shock ini meliputi 2 hal. Pertama, industrial shock. Jangan sampai industri kalah bersaing, tidak relevan dalam era perubahan yang cepat, dan akhirnya tutup," ujarnya.
Kemudian, manpower shock. Hal ini dikarenakan ekonomi digital turut mempengaruhi karakter pekerjaan di masa depan. "Oleh karenanya, mau tidak mau, suka tidak suka, cepat atau lambat kita harus bertransformasi dalam mengantisipasi perubahan yang penuh tantangan," katanya.
Dikarenakan ekonomi digital mempengaruhi perubahan karakter pekerjaan, Menaker Hanif juga mengingatkan agar strategi transformasi industri juga harus mempertimbangkan perkembangan sektor ketenagakerjaan.
Pemerintah sendiri, jelasnya, juga melakukan berbagai kajian untuk mengantisipasi berbagai jenis pekerjaan yang akan hilang di masa depan maupun jenis pekerjaan baru yang akan muncul."Oleh karenanya, sinergi dan kerjasama dari pemerintah, dunia industri, dan pekerja itu sendiri menjadi sangat penting untuk kita tetap bertahan," katanya. (***/UKM01)