Harga Telur Mahal, Mendag Adakan Pertemuan dengan Peternak dan Pengusaha

Harga Telur Mahal, Mendag Adakan Pertemuan dengan Peternak dan Pengusaha

Diposkan: 17 Jul 2018 Dibaca: 983 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Menteri Perdangangan, Enggartiasto Lukita mengadakan pertemuan dengan peternak dan pelaku usaha. Ini sebagai upaya menyikapi  mahalnya harga ayam ras dan telurnya. Melalui pertemuan ini diharapkan harga bisa turun.

"Ini, menyikapi kondisi fluktuasi harga daging ayam ras dan telur yang meningkat belakangan ini, Kementerian Perdagangan merangkul para peternak dan pelaku usaha agar harga daging ayam ras dan telur turun,"ujarnya, dikutip dari laman kemendag, Selasa (17/7/2018).

Dengan kenaikan harga tersebut,dia mengimbau pelaku usaha untuk tidak mengambil tambahan keuntungan dari kondisi ini. "Kami meminta para pelaku usaha dan distributor untuk membatasi keuntungan dan mendaftarkan usaha distribusinya,"ujarnya.

Pihaknya bersama para pemangku kepentingan menargetkan harga daging ayam ras dan telur harus dapat turun secara bertahap dalam seminggu ke depan. "Kami sepakat untuk memberi batas waktu selama satu minggu agar harga dapat turun secara bertahap. Jika tidak terjadi penurunan, maka Kemendag akan menyiapkan langkah-langkah untuk melakukan intervensi pasar," ungkapnya.

Beberapa langkah jangka pendek yang akan diambil, lanjut Mendag, antara lain dengan meminta integrator untuk mengeluarkan stoknya dan melakukan penjualan langsung di pasar. Sedangkan untuk jangka menengah, akan disusun peta jalan (roadmap) pemasukan impor grand parent (GP) setelah Kementerian Pertanian memperoleh data yang valid.

"Data ini akan menjadi dasar bagi Pemerintah untuk menetapkan kebijakan yang akan diambil dan menjaga ketersediaan pasokan. Sehingga harga dapat terjaga stabil,"jelasnya.Dia menyebutkan, kenaikan harga ayam ras dan telur ini disebabkan tingginya permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh pasokan yang ada.

Selain itu, faktor, seperti gangguan produktivitas,cuaca ekstrim, serta harga pakan yang mahal. Ini  dikarenakan adanya komponen impor yang terpengaruh atas kurs dolar Amerika Serikat yang terus menguat atas rupiah. (***/UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved