Hadapi Tantangan Ekonomi, Industri Kreatif Jadi Harapan Baru

Hadapi Tantangan Ekonomi, Industri Kreatif Jadi Harapan Baru

Diposkan: 25 Nov 2019 Dibaca: 263 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, BANYUWANGI- Industri ekonomi kreatif menjadi harapan baru bagi kemajuan perekonomian Indonesia, di tengah kondisi perekonomian global yang penuh dengan tantangan perubahan.

“Pemerintah sangat mengandalkan peran industri ekonomi kreatif demi kemajuan perekonomian Indonesia, terutama agar dapat bersaing di pentas global,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono saat memberikan sambutan pada acara Festival Batik Banyuwangi 2019,  dilansir dari laman resmi kementerian coordinator ekonomi, Senin (25/11/2019).

Berdasarkan data dari Bekraf, Indonesia termasuk ke dalam negara dengan industri ekonomi kreatif yang berperan cukup besar dalam perekonomian. Pada tahun 2016 kontribusi industri ekonomi kreatif Indonesia mencapai 7,44% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara industri ekonomi kreatif Amerika Serikat mencapai 11,2% dan Korea Selatan 8,67% dari total PDB.

Cabang industri ekonomi kreatif yang paling berkontribusi adalah kuliner, fesyen dan kriya. “Industri fesyen yang saya lihat malam ini membuktikan bahwa visi Pak Presiden yang menginginkan ekonomi kreatif dapat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, mudah-mudahan dapat terwujud,” tutur Susiwijono.

Susiwijono optimis bahwa Indonesia dapat merajai industri ekonomi kreatif dalam cabang fesyen, terutama dengan batik. “Batik bukan hanya bagian dari industri ekonomi kreatif saja. Lebih dari itu, batik adalah jati diri bangsa kita,” ujarnya.

Sekretaris Kemenko Perekonomian juga menyatakan bahwa Pemerintah pusat sangat mengapresiasi atas diselenggarakannya acara festival batik ini. “Selamat atas diselenggarakannya Festival Batik Banyuwangi 2019,” tutur Sesmenko Susiwijono.

Susiwijono pun berharap agar dengan diadakannya festival ini, industri ekonomi kreatif dapat berperan signifikan dan memberi kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan ekonomi Banyuwangi dan kemajuan Ekonomi Indonesia.

Untuk diketahui, Festival Batik Banyuwangi 2019 digelar di Gelanggang Seni Budaya, Taman Blambangan, Banyuwangi. Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya, festival mampu meningkatkan kualitas batik lokal, disamping juga meningkatkan pendapatan para perajin dan UMKM batik di Banyuwangi dan sekitarnya.

Menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ada dua sektor yang paling cepat menggerakkan ekonomi melalui pariwisata, yaitu food dan fashion. “Maka industri fashion lokal kita perkuat. Alhamdulillah, lonjakan jumlah perajin batik sangat pesat," terang Anas.(*)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved