Gubsu Tanam Kopi dan Jagung di SMK Pakpak Bharat dan Dairi

Gubsu Tanam Kopi dan Jagung di SMK  Pakpak Bharat dan Dairi

Diposkan: 25 Jan 2019 Dibaca: 802 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, DAIRI - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Salak Pakpak Bharat dan SMK Negeri 1 Sitinjo Dairi, Jumat (25/1/2019) di sela kunjungan kerja ke daerah. Selain menanam kopi dan jagung, juga disampaikan pentingnya menanam budi pekerti kepada anak didik.

"Saya akan datang terus ke sekolah-sekolah karena ini adalah prioritas saya. Makanya saya suka datang ke sini," ujar Gubsu didampingi Bupati Dairi Johnny Sitohang, Asisten Pemerintahan Jumsadi Damanik, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Ilyas Sitorus, serta Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution di gedung pertemuan SMKN 1 Sitinjo Dairi.

Menurut Gubsu, perbaikan kualitas pendidikan khususnya mental dalam mendidik budi pekerti yang baik harus dilakukan sekarang juga. Meskipun diakuinya, bahwa hasilnya mungkin akan terlihat pada 20-30 tahun mendatang. Namun jika tidak dimulai, maka bukan tidak mungkin akan mengakibatkan kehancuran di masa depan.

"Saat itu saya mungkin tak lagi hidup, jelasnya saya tak lagi Gubernur waktu itu tiba. Tetapi kalau tidak kita perbaiki dari sekarang, tak akan ada kebaikan kita dapatkan nanti," sebut Gubsu.

Untuk menanam budi pekerti kepada anak didik generasi muda, Gubsu menekankan pentingnya peran guru sebagai pengajar sekaligus contoh tauladan kepada siswa. Sehingga selain benar-benar mengajarkan kebaikan, juga hidup dalam kebaikan agar pantas menjadi panutan.

"Ini tugas guru. Jangan ajaran anak kita menipu, caranya guru jangan menipu. Kalau mengajar, berilah pelajaran dengan benar, jadilah contoh. Makanya 'guru kencing berdiri, murid kencing berlari', karena murid itu bisa tahu kalau gurunya tak betul," jelasnya.

Pentingnya budi pekerti tambah Gubsu, untuk mengantisipasi agar moral anak muda bisa terjaga dari pengaruh buruk dari luar. Sehingga kualitas guru harus benar terjaga. "Karena kalau dia pintar tetapi jahat (tidak bermoral), itu yang bahaya," tegasnya. (UKM06)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved