Gubsu Harapkan Minat Baca Menjadi Ikon di Sumut
Diposkan: 23 Apr 2019 Dibaca: 763 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edi Rahmayadi mengharapkan agar minat baca di Sumut menjadi ikon.
Hal tersebut dikatakannya usai menghadiri kegiatan acara penyerahan hadiah pemenang lomba perpustakaan terbaik dan perpustakaan teladan Sumut tahun 2019 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Provsu dan juga melantik Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) periode 2019-2023 pada Selasa (22/4/2019) di Hotel Soechi Medan.
"Apapun yang kita lakukan kalau rakyat tidak memiliki minat baca itu sama saja Masyarakatnya tidak ada dan bagi pengurus GPMB yang baru saja dilantik ini merupakan. Awal untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat meningkatkan minat baca," katanya.
Masih minimnya minat masyarakat mengunjungi perpustakaan Provinsi Sumatera Utara maupun di Kabupaten Kota Edy Rahmayadi meminta agar pihak terkait lebih kreatif dan inovatif agar masyarakat mau berkunjung.
"Agar orang datang kesitu ya harus inovatif dan kreatif. Bagaimana mau datang selain tidak nyaman, buku-buku yang adapun sudah usang dan tidak up to date jadi yang dilakukan adalah membuat perpustakaan nyaman yang disenangi oleh masyarakat. Itu gunanya untuk memancing orang datang," tegasnya.
Lebih lanjut, Edy Rahmayadi juga menegaskan ia berencana akan melakukan evaluasi terhadap perpustakaan daerah yang ada saat ini.
Hadir Sutias Handayani Mantan Ketua GPMP yang mengucapkan selamat kepada ketua terpilih untuk periode 2019-2023 semoga pengurusan baru ini kegiatan gerakan pemasyarakatan minat baca (GPMB) semakin semarak. "Mudah- mudahan kegiatan itu semakin semarak dan merangkul Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di daerah." Kita harusnya membina TBM, dengan adanya pengurus baru yang memperbanyak anggota mudah-mudahan bisa mengunjungi seluruh TBM di kabupaten kota," paparnya.
Dikatakanya, tujuannya didirikannya GPMB sebelumnya dikarenakan adanya
Indeks baca di Indonesia sangat rendah, jadi dengan adanya gerakan ini dapat menghayo -hayo masyarakat untuk membaca. Karena dengan membaca sedini mungkin maka meski di usia berapapun pemahamannya akan lebih dari yang tidak suka membaca.
"Kepada pengurus baru ini perlu memberikan bimbingan dan bantuan buku di tbm di daerah dan juga mengedukasi masyarakat untuk membuat tbm yang baru baik di rumah ibadah, bus umum dan rumah makan. Dan peranan perpustakaan provinsi Sumut itu sangat penting," kata Sutias.
Sementara itu, pada Lomba Perpustakaan Terbaik dan Pustakawan Teladan Sumut 2019 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumut itu terpilih sebagai juara pertama di tingkat SD adalah SD Swasta Widya Dharma, tingkat SLTP adalah SMP Negeri 7 Tanjung Balai, tingkat SMA/SMK/MAN adalah MAN Asahan, tingkat univesitas adalah Institui Teknolgi DEL dan tingkat taman bacaan terbaik diraih TBM Pena Labuhan Batu. Untuk tingkat Perpustakaan Umum Kabupaten/Kota Terbaik di Sumut juara pertama diraih Dinas Perpustakaan Sibolga, tingkat kecamatan dimenangkan Perpustakaan Kecamatan Padang Hulu
Pada tingkat perpustakaan khusus, juara pertama diraih RSUD Pringadi dan untuk tingkat rumah ibadah jatuh pada Masjid Al-Badar Medan. Sedangkan Pustakawan Teladan dimenangkan oleh Irsyad Hanif Hutagalung dari Perpustakaan Universitas Medan Area.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumut Ferlin H Nainggolan mengatakan bersama pengurus baru GPMB Sumut akan meningkatkan kualitas-kualitas perpustakaan yang ada di Sumut, dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat. "Berdasarkan kunjungan ke perpustakaan, menunjukkan adanya peningkatan minat baca tiap tahunnya, pada 2015 sebanyak 80 ribu orang, tahun 2016 sebanyak 125 ribu orang dan tahun 2017 sebanyak 300 ribu orang," tandasnya. (UKM06)