Gubernur Sumut Berikan Saran Agar Kerajinan Daerah di Sumut Lebih Maju

 Gubernur Sumut Berikan Saran Agar Kerajinan Daerah di Sumut Lebih Maju
Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sumut Sri Ayu Mihari mendampingi Gubernur Sumut melihat-lihat stan aneka produk pada event Gebyar Kerajinan Daerah Sumatera Utara, Jumat (2/11/2018).(istimewa)

Diposkan: 03 Nov 2018 Dibaca: 1385 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memberikan saran dan masukan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten/kota di Sumut agar lebih maju.

Saran dan masukan tersebut disampaikan Gubernur Sumut saat membuka kegiatan Gebyar Kerajinan Daerah Sumatera Utara, Jumat (2/11/2018) di Merdeka Walk Medan. "Kualitas itu penting, mari sama-sama kita tingkatkan. Dengan begitu bisa bersaing di pasar global," ujarnya pada event yang digelar hingga Sabtu (3/11/2018) itu.

Edy Rahmayadi mengatakan, besarnya potensi yang di miliki Sumut karena terdiri atas 33 kabupaten/kota, tentu memiliki keunikan masing-masing daerah yang juga menggambarkan ciri khas daerah.

Produk daerah Sumut menurutnya tidak kalah berkualitas dengan daerah lain yang lebih maju. Namun kata Edy, masih perlu inovasi untuk membuat produk kerajinannya menjadi lebih menarik. “Contohnya, roti kacang dari Tebingtinggi, dari rasa tidak kalah dengan bakpia dari Yogyakarta. Cuma kemasannya harus dibuat lebih menarik,” sebut Edy.

Edy yang menyatakan kebanggaan dan apresiasi  pada pelaksanaan Gebyar Kerajinan Daerah Sumut, berharap kegiatan tersebut bisa terus dipertahankan dan akan terus bisa membesarkan nama Sumut khususnya melalui kewirausahaan.

“Sumatera Utara itu tidak bisa besar dengan hanya bangga, harus ada inovasi dan kreativitas. Kita harus punya inovatif dan kreatif untukmengembangkan produk kerajinan kita, karena di era globalisasi ini kita tidak hanya dihadapkan pada lingkup nasional, tetapi juga internasional,” kata Edy.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sumut Sri Ayu Mihari, istri dari Wakil Gubernur Sumut, Musa Tajexk Shah, dalam sambutannya mengharapkan Gebyar Kerajinan Daerah Sumatera Utara 2018 ini, Dekranasda kabupaten/kota menampilkan produk-produk kerajinan daerahnya yang berkualitas.

“Karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya Dekranas Provinsi Sumut memperkenalkan dan mempromosikan hasil karya pengrajin dan hasil produksi dari Sumut, selain even-even yang telah diikuti baik dalam dan luar negeri,” ujarnya, seraya berharap agar Ketua Dekranas kabupaten/kota dapat menggali potensi kerajinan yang ada di daerahnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumut Arief S Trinugroho, selaku Ketua Panitia Kegiatan menyampaikan, Gebyar Kerajinan Daerah Tahun 2018 merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk keempat kalinya, yang menghadirkan produk-produk kerajinan dari berbagai daerah. “Kita berharap ke depannya produk unggulan daerah lebih baik lagi,” ujar Arief.

Gebyar Kerajinan Daerah ini berlangsung pada tanggal 2-3 November 2018, menampilkan 18 stand dari 33 kabupaten/kota yang ada. Antara lain menampilkan pakaian adat dari masing-masing daerah, kerajinan tangan berupa kalung, gantungan kunci, makanan khas dari masing-masing daerah dan kerajinan tangan yang lainnya.

Hadir pada kesempatan itu Kepala BPBD Provinsi Sumut Riadil Akhir Lubis, Kadis Perindag Provinsi Sumut Alwin Sitorus, Ketua Dekranasda Kota Medan, Rita Maharani dan ketua Dekranasda kabupaten/kota dan beberapa organisasi perempuan se-Sumut.(UKM05)

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved