Geser Perbankan, Kini Masalah Ekonomi Digital Paling Banyak Diadukan

Geser Perbankan, Kini Masalah Ekonomi Digital Paling Banyak Diadukan
illustrasi (ist)

Diposkan: 03 Jan 2019 Dibaca: 836 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Seiring berkembangnya teknologi, menyebabkan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia menjadi yang tercepat se kawasan Asia Tenggara (ASEAN) dalam kurun 2018. Nilai pasar sektor ini mencapai USD27 miliar atau serata Rp 391 triliun untuk transaksi konsumen online yang meliputi e-commerce, media online, dan perjalanan online.

Kendati demikian, sektor ekonomi digital justru mendapat banyak pengaduan dari konsumen. Sepanjang 2018, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat data pengaduan online di yayasan ini terbanyak diduduki oleh sektor ekonomi digital.

“Data pengaduan online di YLKI terbanyak ada di sektor digital ekonomi,” jelas Koordinator Divisi Pengaduan dan Hukum YLKI Sularsi dikutip dari Okezone, Kamis (3/1/2019).

Selain sektor digital ekonomi, Sularsi menuturkan pengaduan terbanyak kedua ditempati oleh jasa keuangan. Posisi ketiga oleh sektor telekomunikasi dan posisi keempat oleh sektor perumahan.

Sularsi juga menambahkan, ke depan pengaduan ekonomi digital yang berupa pinjaman online dan e-commerce (belanja online) akan lebih mendominasi.

Hal ini tentu mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Adapun pada 2017 lalu, YLKI menerima pengaduan paling banyak dari konsumen untuk pelayanan sektor perbankan sebanyak 24%.

Diketahui, sektor perbankan ini sebelumnya sudah menempati posisi tertinggi selama enam tahun terakhir. Namun, 2018 ini mampu tergeser dengan sektor ekonomi digital.

“Meski bukan perbankan lagi, tapi lingkungannya masih financial. Namun, saat ini basisnya teknologi,” tambahnya.

Adapun setelah sektor perbankan, posisi kedua pada 2017 lalu ditempati sektor ketenagalistrikan sebanyak 14%, sektor perumahan sebanyak 11%, sektor pembiayaan 8%, dan sektor telekomunikasi 6%. (*)

Sumber : Okezone

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved