Generasi Muda Didorong Kembangkan Digitalisasi Ekonomi Kreatif

Generasi Muda Didorong Kembangkan Digitalisasi Ekonomi Kreatif

Diposkan: 03 Apr 2019 Dibaca: 819 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA – Kementerian Perhubungan mendorong peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta untuk menjadikan para milenial yang bergerak dalam mengembangkan digitalisasi ekonomi pada industri kreatif sebagai ‘anak asuh’.

"Perlu peran serta seluruh elemen masyarakat, pemerintah, swasta, media massa demi mendukung digitalisasi ekonomi,"hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi selaku Koordinator Presidium II Himpuni saat membuka Seminar dan Dialog Nasional "Milenial Indonesia dalam Ekonomi Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0" di JIEXPO, Jakarta, Rabu (4/3/2019).

Ekonomi kreatif sebutnya, merupakan industri yang memiliki nilai tambah ekonomi, fleksibilitas, ringan sumber daya alam, ditopang teknologi informasi dan dilakukan generasi milenial.

Ia mencontohkan sejumlah ekonomi kreatif yang  berkembang di Indonesia seperti Bukalapak, Tokopedia, Gojek, Ruang Guru.

Menhub Budi menjelaskan upaya dan dukungan Kementerian Perhubungan mendukung industri kreatif pembuatan start up oleh para generasi milenial melalui program bernama “Transhub Challenge”.

Program ini mengumpulkan para millenial pegiat startup di sektor transportasi untuk saling berkompetisi menunjukkan hasil karyanya.

"Pemenang pertama Transhub Challenge karyanya yaitu membuat aplikasi SharC. Aplikasi ini bertujuan memanfaatkan ruang kapasitas dari aset yang dimiliki oleh seseorang atau organisasi baik aset fisik secara langsung atau kapasitas yang didapatkan dari layanan lain.

Hal itu untuk bisa dioptimalkan dalam aktifitas transportasi seperti pengiriman barang atau perpindahan penumpang," kata Menhub.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan pemenang kedua membuat program CONsecure yang merupakan aplikasi berbasis perangkat elektronik untuk membantu proses perizinan dan kelengkapan dokumen pendukung dalam industri pelayaran, khususnya pada proses bongkar dan muat.

Sementara itu pemenang ketiga dengan program Nitih Nitih yaitu aplikasi berbasis smartphone untuk membantu penumpang difabel dalam mengakses informasi sarana dan prasarana transportasi beserta kontak bahaya.

Dalam kesempatan yang sama, Budi berharap diskusi dan seminar yang digelar tersebut dapat menghasilkan ide dan sharing yang bagus dalam mengembangkan industri kreatif.

Seminar dan Dialog Nasional ini juga dihadiri narasumber Bambang Brojonegoro (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional), Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia), Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika), Kim Chang Beom (Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia), Gita Gutawa (Penyanyi), dan dimoderatori oleh Cak Lontong. (*/dephub)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved