Galeri Industri Kreatif , Wadah Promosi Produk Inovatif
Diposkan: 29 May 2019 Dibaca: 1247 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri kreatif di tanah air serta memacu daya saingnya. Sehingga mampu kompetitif di pasar domestik hingga global.
“Masa depan industri kreatif cukup menjanjikan dan bisa menjadi sumber ekonomi dengan nilai tambah yang tinggi, karena dalam sektor ini terdapat konten gagasan, seni, inovasi, teknologi, serta kekayaan intelektual,”kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (29/5/2019).
Gati mengaku, pihaknya aktif menjalankan berbagai langkah strategis dalam pengembangan industri kreatif di dalam negeri. Salah satunya, memfasilitasi atau memberi kemudahan terhadap akses promosi baik itu secara offline maupun online. Dengan tujuan bisa memperkenalkan produk kreatif yang memiliki kualitas unggul, inovatif dan punya beragam desain menarik.
“Salah satu wujud konkretnya adalah Kemenperin bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia(PPI), serta BNI bersinergi untuk terus mendukung kemajuan IKM di Kota Semarang,” paparnya.
Pendirian Galeri Industri Kreatif Semarang ini merupakan salah satu implementasi dari Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada tahun 2017 antara Kemenperin dengan PT. PPI, dan Pemerintah Kota Semarang tentang Pengembangan IKM melalui Pemberdayaan Rumah Produksi di Kota Lama Semarang.
Galeri ini awalnya adalah gudang milik PT PPI yang telah direvitalisasi. Saat ini, Galeri Industri Kreatif Semarang diisi puluhan pelaku IKM Kota Semarang, yang diantaranya dari sektor kerajinan, fesyen, logam, furnitur, dan kuliner.
Direktur IKM Kimia Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka Kemenperin, E. Ratna Utarianingrum menyebutkan Kemenperin mencatat, jumlah IKM furnitur sebanyak 159 ribu unit usaha denganmenyerap tenaga kerja lebih dari 500 ribu orang.
Selanjutnya, jumlah IKM fesyen tercatat 927 ribu unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 2,2 juta orang, serta IKM logam ada sekitar 158 ribu dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 490 ribu orang.
Dengan kehadiran galeri ini sebut Ratna akan memberikan semangat baru bagi para pelaku industri kreatif untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitasnya.
“Dukungan dari pemerintah daerah tentunya sangat memberikan energi yang besar bagi pertumbuhan industri kreatif seperti halnya penyediaan fasilitas Galeri Industri Kreatif Semarang ini,” tuturnya.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi kehadiran gedung tersebut. Menurutnya, konsumen pun dipermudah untuk mendapatkan produk-produk IKM yang kreatif dan berkualitas. (*/kemenperin)