Eva Harlia Berkreasi dengan Pandan

Eva Harlia Berkreasi dengan Pandan

Diposkan: 10 Apr 2018 Dibaca: 521 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Memulai usaha itu tidak selamanya harus memiliki modal yang besar. Bahkan tanpa modal, juga bisa berjalan asalkan ada kemauan.Inilah dilakukan Eva Harlia warga Desa Pantai Cermin Kanan Dusun 3 Kecamatan Pantai Cermin Deli Serdang yang mengembangkan dan berkreasi dengan kerajinan pandan tujuh tahun terakhir.

Dalam memulai bisnis ini, Eva memilih menjadi reseller. Ini menjalani aktivitas tersebut setelah menjadi ibu rumah tangga. Sebab Eva hanya saat itu hanya fokus berada dirumah dan mengurus anak. Hal ini yang kemudian membuatnya mulai terbuka untuk memulai usaha yang bisa dikerjakan di rumah.

“Mulailah saya melirik usaha tanpa modal diawal. Karena saja jualan tikar pandan punya teman. Ini saya jalani selama tiga tahun sejak tahun 2007. Tapi setelah berjalan saya melihat ada peluang lebih besar dengan aneka produk turunannya. Maka saya fokuskan untuk mengembangkan usaha dengan brand craft pandan,”ujar Eva, Selasa (10/4/2018).

Sebenarnya sebut Eva, menganyam merupakan kebiasaan ibu-ibu rumah tangga di daerah tempat tinggalnya. Apalagi sebagai suku melayu, warga setempat memiliki kebiasaan menggunakan tikar pandan untuk berbagai acara merupakan tradisi atau kebudayaan. Ini juga yang kemudian mendorong terbentuknya sentra anyaman pandan dengan sendirinya di kawasan tersebut.

“Nah, dengan lingkungan seperti itulah saya besar. Tapi diawal, saya kurang berminat dengan anyaman tikar duduk ini,”kata Eva yang mengaku keterampilan menganyam ini diperolehnya secara otodidak sejak masih anak-anak. “Keahlian menganyam memang secara otodidak dikuasai anak anak khususnya anak perempuan di pantai cermin, begitu juga saya,”ujarnya.

Seiring perjalanan waktu Eva mengaku mulai fokus mengembangkan usaha ini sejak tahun 2010 setelah melihat peluangnya. Disini dia mengembangkan kerajinan berbahan baku pandan ini dengan beragam produk. Tidak hanya tikar saja seperti yang dilakukan umumnya ibu-ibu di kawasan tempat tinggalnya. Namun lebih bervariasi seperti pencil box dengan pola decoupage, tas dompet dan aneka produk souvenir serbaguna berbahan dasar anyaman pandan.

Saat memulai usaha, dia memasaran karyanya melalui teman ke teman dan sesuai pesanan. Seiring dengan pula, mulailah pemerintah merangkul baik dari tingkat desa sampai provinsi baik dalam bentuk pameran maupun pembinaan, tandasnya. (UKM01)

 

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2021. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved