Endang Manfaatkan Hobi Memasak Jadi Peluang Usaha
Diposkan: 09 Jul 2018 Dibaca: 1261 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Ide peluang usaha bisa datang dari mana saja. Termasuk bagi Sri Endang yang senang dan memiliki hobi di dapur. Ibu dua orang anak ini pun iseng-iseng menawarkan produk olahannya melalui seluler dan media sosial Instagram miliknya.
Gayung bersambut, produk buatannya mendapat respon positif, terutama dari teman-teman dan rekan kerjanya. Hingga akhirnya dijadikan sebagai bisnis yang memiliki prospek menjanjikan.
Endang sapaan akrab Sri Endang , Minggu (8/7) menuturkan, bisnis kuliner berupa kue kering, bolu, dan aneka kue basah tersebut, sebenarnya sudah dimulainya sejak 3 tahun terakhir.
“Jadi memang karena hobi masak memasak saya berpikir bagaimana hobi saya ini bisa disalurkan. Sehingga setiap ada waktu luang bisa memasak dan tercetuslah menawarkan produk yang saya buat. Tapi masih berdasarkan orderan,”ujar anak sulung dari 7 bersaudara ini.
Untuk kue kering sebut Endang, biasanya musiman, saat hari besar seperti lebaran. Berbeda dengan pilihan lainnya seperti cake, bolu gulung dan bolen/ pastry Endang mengaku menerima orderan setiap waktu.
Sebenarnya ini sebut Endang bukan bisnsi pertama yang dijalaninya. “Sebelum saya lebih fokus pada kue. Saya pernah menjual ayam penyet dengan sambal cabe ijo plus tumis tempe teri yang dilengkapi dengan bumbu khas Medan yakni andaliman, kincung, rimbang namun tak berlanjut. Karena kesibukan, anak saya untuk kuliah jadi tak ada yang membantu saya. Saat itu sekitar 2 tahun yang lalu,” ucap wanita kelahiran 23 Februari 1969.
Memanfaatkan hobi memasak menjadi usaha makanan atau kuliner menurutnya selalu prospek. Apalagi kalau selalu update dengan musim kue-kue yang sedang kekinian dimatchingkan dengan inovasi-inovasi sendiri akan semakin menarik.
“Usaha kuliner sangat pasti dibutuhkan prinsipnya selama manusia masih ada, pasti masih butuh makan,” candanya yang menawarkan produk olahannya melalui akun instagram Sri Endang23 ini.
Saat memulai usaha ini, Endang mengaku tidak mengeluarkan modal besar memang hanya sekitar Rp 4 juta. Dengan investasi tersebut, memasuki hari besar Endang bisa meraup omzet Rp 8 juta lebih. Sedangkan di hari biasa, tergantung orderan.
“Saya hanya melayani yang sudah order saja. Sebab saya kerja full di kantor, dan yang memesan memang kebanyakan yang sudah tahu. Insha Allah usaha ini serius saya jalankan dengan harapan usaha kecil ini akan membesar nantinya dan punya langganan tetap,” bebernya.
Untuk pilihan kue yang ia tawarkan beragam, seperti bolu gulung rasa nenas, rasa ovomaltin, rasa keju dan rasa abon dengan pilihan harga mulai Rp 50 ribu hingga Rp100 ribu. Kue-kue basah untuk snack box biasanya Endang menerima pesanan dari ibu-ibu untuk pengajian yang berisi risoles, kroket dan kue lainnya.
“Suka duka yang dialami kalau laris dan banyak untung artinya diminati dan merupakan suka dari usaha ini. Sedangkan dukanya biasanya kalau gagal produksi yang disebabkan saat mati lampu dan bertepatan dengan sedang mengaduk bahan dengan mixer sehingga kue gagal dan rugi modal deh,” cetusnya sambil bercanda. (UKM03)