Ekonomi Kreatif di Sumut Masih Berpeluang Besar untuk Bangkit
Diposkan: 22 Feb 2019 Dibaca: 885 kali
UKMKOTAMEDAN.COM,MEDAN-Ekonomi Kreatif di Sumatera Utara (Sumut) memiliki peluang besar untuk bangkit mengingat pertumbuhanya masih 4,4 persen dibandingkan angka Nasional.
Hal tersebut dikatakan dr.Sofyan Tan, Anggota DPR-RI Komisi X saat menghadiri Workshop Data dan Strategi Usaha yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) Indonesia di Hotel Karabia, Kamis (21/2/2019).
Dalam kesempatan itu, Sofyan Tan juga mengungkapkan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh BEKraf yang dinilainya salah satu kegiatan yang mampu menjadi modal kebangkitan badan ekonomi kreatif Sumut. Dimana dengan jumlah penduduk yang besar dan berbatasan dengan negara tetangga, Sumut yang juga sebagai salah satu destinasi utama pariwisata jelas Sumut Sangat memiliki peluang yang cukup besar untuk terus bertumbuh dan berkembang.
Sebelumnya di sela-sela acara ia sempat melihat produk UKM di Sumut yang dipajang di arena acara tersebut, Sofyan Tan mengatakan pelaku usaha UKM di Sumut dinilainya sudah sangat kreatif terutama untuk jenis makanan. Selain variatif, tampilannya juga kreatif.
"Saya senang melihat Produk-produk UKM kita, ternyata produk yang ditampilkan ramah lingkungan, inovasi dan kreatifitanya luar biasa. Hanya tinggal pembinaan dan kekurangannya hanya pada pakaging, dan juga peningkatan kualitas dan produk agat lebih layak jual di pasar internasional,"paparnya.
Terpisah, Wawan Rusiawan selaku Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif BEKraf usai Workshop Data dan Strategi Usaha menyatakan bahwa hal terpenting bagi pelaku usaha adalah merek produk. Dengan adanya merek produk para pelaku usaha ekonomi kreatif dapat dengan mudah mempromosikan produknya ke khalayak banyak.
"Saya tadi menemukan masih ada produk UKM yang dikemas tanpa merek, bagaimana dia bisa promosikan produknya, orang kan juga perlu informasi saat membeli suatu produk terutama jenis makanan ringan. Jadi merek itu sangat perlu," jelasnya .
Oleh karena itu pihaknya menggelar kegiatan tersebut agar para pelaku UKM di Sumut mendapat ilmu dan wawasan untuk mengembangkan usahanya. Khusus tentang merek, untuk membantu para UKM memiliki merek sendiri dan terdaftar secara resmi pihaknya setiap tahun memberikan kepada 1000 UKM untuk difasilitasi membuat merek gratis.
"Program ini sudah 3 tahun kita laksanakan, Tahun 2019 ini sudah ada yang mendaftar tapi masih belum banyak untuk itu rencananya kita akan melakukan open call untuk pendaftaran membuat merek produk gratis," tegasnya.
Sementara itu, Workshop Data dan Strategi Usaha tersebut pesertanya adalah para Pelaku UKM di Medan. (UKM06)