Diminati, Pelatihan Barista Sudah Diikuti 400 Peserta

Diminati, Pelatihan Barista Sudah Diikuti 400 Peserta

Diposkan: 02 Oct 2018 Dibaca: 1135 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA-Bisnis kedai dan kafe kopi makin berkembang pesat. Namun, belum diimbangi ketersediaan tenaga barista yang menjadi salah satu profesi penting dalam industri kopi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan mengadakan pelatihan barista professional di berbagai daerah. Ini untuk memberikan pengetahuan dan bekal dasar menjadi barista yang diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja baru.

Hingga saat ini setidaknya lebih dari 400 orang telah mengikuti pelatihan Barista yang digelar Kemnaker. Pelatihan ini diselenggarakan diberbagai daerah antara lain Jakarta, Bekasi, Bandung, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Batang, Depok, Mojokerto, Magelang.

Kepala Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK), Nana Mulyana dilansir dari laman kemnaker, Senin (1/10/2018) mengatakan pelatihan barista professional diminati karena profesi ini masih sangat dibutuhkan.

“Pelatihan barista semakin diminati seiring berkembangnya industri kopi dan mewabahnya kafe dan kedai kopi di Indonesia. Hal itu memberi peluang kerja sebagai barista yang menjadi sebuah profesi baru yang cukup menjanjikan,”ujarnya.

Dengan pelatihan intensif ini peserta diarahkan agar menguasai dasar-dasar pengetahuan tentang kopi seperti sejarah, jenis kopi dan peluang usahanya. Juga dibekali teknik-teknik meracik dan menyeduh kopi mulai cupping, manual brew, espresso based, cappuccino serta latte art.

Dengan munculnya barista-barista baru yang kemungkinan besar tertarik membuka kafe kopi, diharapkan akan memberi efek baik bagi terserapnya pasar kerja baru. “Setidaknya, jika satu barista mendirikan kafe, akan menarik dua pekerja baru mengelolanya,” kata Nana.

Kepala Bagian Tata Usaha BBPPK dan PKK Tarli SP menambahkan, tak hanya belajar meracik dan menyajikan kopi, para peserta pelatihan juga mendapatkan pendampingan dalam manajemen dan pengembangan bisnis.

“Selain bekerja sebagai barista di café atau kedai kopi, para peserta pelatihan juga diharapkan membuka wirausaha di bidang kopi yang memperluas kesempatan kerja baru dan mengurangi pengangguran,” kata Tarli seusai membuka pelatihan barista di Kampung Sentosa, Semarang Jawa Tengah.

Agus Wijayanto, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Barista BBPPK dan PKK Lembang menambahkan melalui pelatihan barista yang digelar Kemnaker juga diharapkan dapat mengerakkan perekonomian masyarakat setempat.

“Keberadaan café dan kedai kopi bukan hanya trend sesaat, tapi terus bertahan dan berkembang pesat. Apalagi Indonesia memiliki jenis-jenis kopi lokal yang digemari penikmat kopi di dalam dan luar negeri,” kata Agus. (*/UKM01)
 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved