Desmawati Badar, Nyaman Berbisnis Kue Kering dan Jajanan Pasar Selama 21 Tahun
Diposkan: 17 May 2019 Dibaca: 1372 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Desmawati Badar (43) warga Jalan Kenanga Raya Ruko Asoka no 3 Tanjung Sari memilih fokus dengan usaha kue dan jajanan yang digelutinya.
Inilah yang menjadi kuncinya mampu bertahan selama 21 tahun.
Usaha yang dirintisnya sejak ia memiliki anak kedua ini terus mengalami perkembangan pesat selain ia sudah memiliki toko sendiri. Kedua anaknya juga ikut mengembangkan bisnisnya hingga keduanya memiiki toko dengan brand masing-masing.
Desmawati Badar yang dijumpai saat mengikuti bazar di Bazar Ramadhan yang digelar Rukun Wanita Bank Sumut mengaku usaha kue kering dan jajanan pasar ini diawali saat ia memiliki anak kedua. Situasi yang mengharuskan ia membantu suaminya dalam hal ekonomi iapun melakoni membuat kue kering dan jajanan pasar secara home industri dikediamannya.
"Saya sebenarnya hanya ibu rumah tangga dan tidak punya keahlian membuat kue tetapi karena mengharuskan buka usaha terus belajar dan akhirnya bertahan 21 tahun," ujarnya pada Kamis (16/5/2019).
Usaha kue kering dan jajanan pasarnya memakai brand mama Watts ini diakuinya fokus dengan kue kue berkualitas yang dibuat menggunakan bahan-bahan premium dan berkualitas. Dan pasarnya memang buat kalangan atas. "Saya kan tinggal di kawasan perumahan real estate jadi banyak warga yang ekonominya bagus menjadi pelanggan saya. Mereka tidak mementingkan murah dan banyak melainkan lebih mementingkan rasa dan kualitas," jelasnya.
Untuk jenis kue ia juga mengaku banyak ia kreasikan sendiri dan tidak dijumpai di pasaran. Ide-idenya diakunya dari ala bisa karena terbiasa. "Selama 21 tahun di bidang ini saya jadi terbiasa. Mungkin lama kelamaan saya tidak kreatif lagi tapi ada anak yang terus memiliki ide. Apalagi kedua anak saya saat ini berkecimpung dibidang ini" ujarnya.
Belakangan dijelaskannya ia joint dengan anaknya yang pertama membuka kafe dengan toko kue dengan nama watts Desert Bar yang letaknya 5 ruko dari kediamannya.
Dan, untuk tahun inidia juga kembali bergabung dengan anaknya yang kedua kebetulan lulusan jurusan tata boga juga membuka toko kue dengan brand mama Watts.
Untuk jenis kue buatannya diantaranya adalah macaron cookies yaitu biskuit susu dicelup dengan aneka warna dan rasa seperti warna pink rasa strawberry, kuning rasa pisang. Kemudian ada Nutella, dan tiramisu. Kalau tiramisu itu biskuit yang tidak mengunakan telur bahanya butter semua dicelup dengan tiramisu dan isiannya juga ada tiramisu.
Untuk harga dibandrolnya paling murah Rp100 ribu sampai Rp250 ribu pertoples. "Kita tidak paket timbang tapi pertoples," ujarnya lagi.
Untuk pemasaran kue-kue buatannya ini selain ia sudah memiliki pelanggan tetap, ia juga memasarkannya dikomunitas perempuan seperti Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) juga di komunitas ibu-ibu pengajian.
Dipaparkannya juga, untuk usaha jajanan pasar ia terinspirasi dari usaha kue pin-pin dan Tivoli. Dimana toko kue itu terkenal dengan kue berkualitas dan berbahan premium jadi saya buat usaha ini juga ingin memberikan yang terbaik buat masyarakat tetapi kelebihannya adalah kue premium yang dibuat oleh kita umat muslim.
Karena kecintaannya terhadap usaha ini ia menginginkan usaha ini dikembangkan dan dibesarkan oleh semua anak-anaknya."Saya ingin ini semua anak saya bisa mengembangkan watts itu bukan satu anak tetapi bisa digunakan oleh semua anak saya," tandasnya.(UKM06)