Dari Jualan Keliling, Kini Yugo Jajakan Basokarungu di Outlet Keren
Diposkan: 15 Mar 2019 Dibaca: 1211 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Siapa yang tidak suka dengan bakso bakar, sepertinya hampir semua masyarakat Medan menyukai makanan yang satu ini.
Selain gurih, pedasnya membuat lidah perasanya ketagihan mencicipi salah satu kuliner paling laris di Medan ini.
Karena itulah banyak masyarakat Medan menangkap jenis kuliner ini menjadi peluang usaha menjanjikan. Salah satunya Yugo warga Komplek Istana Maimun Jalan Brigjen Katamso, Medan. Usai menyelesaikan kuliahnya di salah satu perguruan tinggi di Medan, ia sengaja tidak mencari pekerjaan melainkan membuka usaha sendiri dengan bermodalkan keberanian dan modal kecil.
"Saya mulai usaha ini sejak 5 tahun lalu, begitu lulus kuliah saya langsung buka usaha, saya memang bermimpi menjadi pengusaha," jelasnya kepada ukmkotamedan.com, Jumat (15/3/2019).
Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan bahwa sebelum ia memiliki outlet seperti sekarang dulunya ia menjual bakso bakar dengan sepeda motor dengan cara keliling menjemput bola.
Seiring perjalanannya, iapun diberikan rezeki untuk membuat usahanya lebih inovatif dan tidak lagi keliling melainkan di outlet yang menarik. Dengan brand Basokarungu Yugo tak lagi harus berpanas-panasan dan terpapar hujan menjalankan bisnisnya.
"Awalnya saya jualnya keliling akhirnya 3 tahun lalu saya berhasil membuka outlet dengan brand basokar ungu dengan menyajikan beragam varian bakso bakar dengan toping yang menarik," ungkap pria yang mengaku masih lajang ini.
Diakuinya ia sempat buka cabang, sayangnya terkendala manajemen ia gagal membuka cabang akhirnya ia bertekad jalan terus dengan outlet ungunya. Dan bahkan ia sempat terbentur persoalan modal. Namun, tekadnya terus membuat bisnis ini maju.
Dalam sehari ia bisa peroleh omset Rp500 ribu-Rp 400 ribu, ia menggunakan bakso ayam yang dibuat sendiri kemudian varian topingnya ada keju, bawang dan mayonaise. Disamping itu ada juga tahu bakar dan sosis bakar.
Harganya mulai Rp5000/3 tusuk. Dan pria yang masih berusia 28 tahun ini bermimpi untuk jangka pendeknya bisa buka cabang di beberapa tempat. "Jangka panjangnya ya pengen yang lebih besar bisa punya kafe (warung) dengan branding ini "basokar ungu" dan dengan menu yang lebih beragam.(UKM 06)