D'Raja Coffee Berawal dari Hobi Dua Bersaudara

D'Raja Coffee Berawal dari Hobi Dua Bersaudara

Diposkan: 19 Dec 2018 Dibaca: 1480 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Saat ini minum kopi ibarat budaya yang semakin digandrungi. Tak mengherankan peluang bisnis dari kopi terbuka lebar.

Lihat saja bagaimana maraknya tempat tongkrongan yang menyajikan kopi sebagai menu utama.  Satu diantaranya  D’ Raja Coffee.

Namun, bukan sekadar kopi pada umumnya, usaha D’ Raja Coffee dibangun oleh sua bersaudara Rudi dan Denny Wu sekira lima tahun silam di Kawasan Cemara Asri.

Dari hanya empat meja kini, D’ Raja Coffee memiliki beberapa usaha cabang.

D’ Raja Coffee ini merupakan kepanjangan Drip Toraja yang dirintis Rudi dan Denny yang hobi menyeruput kopi.

"Dibuka dua bersaudara yang suka minum kopi, jadi mereka menggunakan kopi Toraja. Namun karena prosesnya lama dari Sulawesi kemari, dan ternyata kopi Gayo enggak jauh kalah sama kopi Toraja,” jelas Judika, Public relation D’Raja Coffee, baru-baru ini di outlet di Jalan Gatot Subroto.

Judika mengurai sejak awal D' Raja tidak hanya menjual kopi saja, namun juga dilengkapi dengan makanan lain, seperti bihun goreng.

Seiring berjalannya waktu usaha tersebut ternyata mendapat respon yang positif dari pasar. Sehingga dalam beberapa bulan kemudian, pemilik usaha mencoba ekspansi dengan membuka cabang di Kualanamu. Perkembangannya, ternyata membuat usaha  coffeeshop ini dilirik investor.

“Kemudian buka di Iskandar Muda, tapi ini bukannya buka cabang tapi karena ada beberapa investor yang kasi modal. Jadi ini buka cabang bukan owner tunggal tadi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja,  dalam perkembangannya usaha coffee shop ini dalam satu tahun terakhir membuka tiga cabang masing-masing satu di Palembang, sedangkan dua lainnya di Medan. “InsyaAllah, Januari akan buka di Surabaya,” lanjutnya.

Dia menambahkan setiap coffee shop ini, memiliki konsep yang berbeda-beda. “Kalau disini (Jalan Gatot Subroto), lebih ke family, ada yang tempat nongkrong, di Palembang lebih ke restoran, dan di Cemara lebih ke kopi tiam. Ada yang minuman take away,” ungkapnya.

Disebutkannya coffee shop ini me-roasting sendiri kopinya. “Kopi kita rosting sendiri dan mainnya langsung kebun kopi. Kita minta petani yang pelihara. Jadi kita tidak beli biji saja, namun dipelihara,” pungkasnya. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved