CEO Jetstar Asia : Pasar Medan Sangat Kuat
Diposkan: 10 Nov 2018 Dibaca: 1240 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN adalah pasar menjanjikan bagi segala bentuk bisnis, termasuk jasa penerbangan. Mengingat, kota ini terbesar ketiga di Indonesia dengan tren berwisata yang lumayan tinggi.
Negara di Asia seperti Singapura adalah salah satu destinasi baik untuk tujuan libur maupun bisnis yang banyak dipilih. Selain jarak yang dekat kedua kota negara, Singapura menjadi tujuan transit utama untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain.
Mudahnya warga medan bepergian ke luar negeri tak bisa dilepaskan dari kehadiran maskapai berbiaya terjangkau atau murah (Low Cost Carrier/LCC) seperti Jetstar.
Lalu lintas perjalanan dari Medan menuju Singapura yang terus meningkat ini menjadikan Medan sebagai salah satu kota utama bagi Jetstar Indonesia. Jetstar membuka rute Medan-Singpura sejak 2015, dan saat ini memiliki satu kali penerbangan pulang pergi setiap harinya, khusus Jumat dan Senin terdapat dua penerbangan pergi dan pulang.
Chief Executive Officer (CEO) Jetstar Asia, Barathan Pasupathi, menjelaskan Medan merupakan salah satu kota penting dengan konsumen berbagai segmen. Dari Medan selama ini, banyak pebisnis ke Singapura.
"Jetstar sudah melayani penumpang dari ke Medan sejak 11 tahun. Ada beberapa maskapai sudah tidak melayani lagi, dan mengalihkannya ke tempat-tempat lain. Jetstar berkomitmen untuk tetap di pasar Medan. Pasar Medan sangat kuat, kami optimis dengan Medan. Orang Medan suka berwisata, selain itu Medan-Singapura dekat. Hari ini, kunjungan kami ke sini, juga memberitahukan komitmen Jetstar terhadap Medan," ungkapnya baru baru ini di Medan.
Barathan menegaskan meski Jetstar sebagai maskapai low budegt, namun keselamatan bakal menjadi hal utama.
"Kami, Jetstar telah berinvestasi cukup besar untuk mengutamakan keselamatan dengan standar internasional. Kami memiliki sertifikasi keselamatan. Pesawat juga rutin menjalani perawatan. Bagi kami, keselamatan penumpang adalah hal fundamental sekaligus hal paling nomor utama. Satu hal terpenting yang perlu saya sampaikan adalah keselamatan tidak berhubungan dengan apakah maskapai tersebut lokal, nasional, internasional, atau fullservice. Setiap maskapai memiliki standar keselamatan yang sama. Meski mata uang rupiah terhadap dollar anjlok, dan bakan bakar tinggi, kami sangat memperhatikan keselamatan. Bukan berarti maskapai murah tidak peduli dengan keselamatan. Kami sudah menunjukkan komitmen, Jetstar sudah mendapatkan predikat penerbangan ontime, keselamatan dan pelayanan kepada para penumpang," jelasnya.
"Saat ini Jetstar punya pesawat Airbus dan Boeing. Jetstar Asia mengoprerasikan 18 pesawat Airbus A-320-200 dengan konfigurasi 180 penumpang dalam satu kelas untuk semua rute internasional jarak pendek. Maintenance selalu dilakukan untuk menjaga kondisi pesawat. Umur pesawat yang dimiliki mereka juga beragam. Paling tua 10-12 tahun. Kami lakukan perawatan penuh, untuk pesawat yang sudah tua kami lakukan pembaruan," pungkasnya. (UKM02)