Calon Ibu di Medan Dianjurkan Vaksin Rubella

Calon Ibu di Medan Dianjurkan Vaksin Rubella
Penandatanganan MoU dukungan SKPD Kota Medan untuk program Imunisasi Rubella di Hotel Four Point Medan, Senin (10/9/2018). (Ist)

Diposkan: 11 Sep 2018 Dibaca: 1061 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, Medan-Jumlah anak penderita rubella yang semakin meningkat membuat Pemko Medan mewacanakan untuk membuat program agar para calon ibu mendapatkan vaksin tersebut.

Harapan itu disampaikan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin di Medan, Senin (10/9/2018). Wacana itu mengemuka lantaran menurut ibu yang anaknya mengidap rubella, ternyata saat mengandung dia tidak mengidap rubella, namun anehnya sang buah hati malah menjadi pengidap.

Program tersebut nantinya kata Eldin merupakan benteng atau pencegahan bagi sang ibu untuk anak yang dikandungnya. "Ini kita harapkan, dari awal ada pencegahannya. Ibu bisa dibentengi lewat pemberian vaksin. Begitu ada di sekelilingya yang kena, dia bisa imun," ucapnya.

Namun kata dia, program tersebut masih wacana. "Belum (diprogramkan), karena kita juga baru tahu bahwa seorang ibu yang tidak mengidap rubella, anaknya tetap berpotensi untuk terkena virus tersebut. Bisa saja karena kakeknya yang kena rubella," kata Eldin.

Sebelum program tersebut berjalan, saat ini para calon ibu bisa mendapatkan vaksin tersebut dengan kisaran harga Rp700 ribu. Sementara itu pihak Pemko Medan menargetkan, pemberian vaksin rubella bisa mencapai 95% di tahun 2018 ini.

"Ini merupakan musibah buat kita, dan tentunya kita sudah mulai terapkan kemarin di 1 Agustus untuk imunisasi campak dan rubella ini. Namun capaiannya masih 38%, dan kita berharap nanti sampai Desember ini bisa mencapai 95%," ucapnya.

Untuk itu kata di, semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder yang ada bisa bekerja sama untuk mensukseskan imunisasi agar bisa mencapai target.

"Saya sudah minta kepada Dinas Pendidikan dan semuanya untuk bisa mengajak para kepala sekolah untuk bisa mengimbau kepada murid yang sekolah harus mendapatkan imunisasi itu. Rumah sakit juga, program ini kita harus kerjasamakan dengan semua stakeholder yang ada. Dan kita harus intens mengawasi, evaluasi setiap saat dalam pelaksanaan imunisasi itu," ungkapnya.

Menurut Eldin kendala yang dihadapi saat ini lantaran masih banyak warga yang enggan lantaran vaksin  rubella terbuat dari zat yang haram khususnya bagi umat Islam.

"Tapi sudah dijelaskan MUI (Majelis Ulama Indonesia) bahwa ini adalah mubah karena belum dapat mendapatkan selain ini, dan pemerintah akan mencarikan yang terbaik. Pemahaman itu bisa dilakukan Kandepag, guru-guru, dan menjadi tanggung jawab pemerintah. Kalau ada kendala saat ini karena memang baru ini yang didapat. Sama-sama kita mensosialisasikan bahwa ini dibolehkan," pungkasnya.(UKM05)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved