Cabai Merah Masih Penyumbang Inflasi Terbesar di Sumut

Cabai Merah Masih Penyumbang Inflasi Terbesar di Sumut

Diposkan: 29 Sep 2019 Dibaca: 235 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat menyatakan sampai saat ini cabai masih memberikan andil terbesar terhadap laju inflasi Sumatera Utara yang mencapai 4,1 persen, padahal inflasi Nasional berada di level 4,5 persen.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebutnya, terus melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar tradisional. Bahkan minggu lalu, ada pertemuan TPID se-Sumatera dari 10 provinsi yang membahas inflasi di daerah masing-masing seperti peningkatan harga pangan dan tiket pesawat.

Peningkatan harga komoditas cabai merah menurutnya, dikarenakan permintaan yang tinggi sementara produksi belum maksimal. Sehingga menjadi penyebab utama tingginya inflasi.

“Marilah kita mengurangi makan cabai merah beralih ke yang manis,” ungkap Wiwiek sembari bercanda, Minggu (29/9/2019).

Wiwiek melanjutkan, inflasi 2018 1,23 persen (yoy), dan Inflasi 2019 sebesar 5,29 persen – 5,79 persen (yoy). Dimana penyebab utama tingginya inflasi karena peningkatan permintaan secara umum seiring dengan penyelenggaraan event besar seperti Pemilu dan beberapa program pariwisata daerah.

Kemudian tendensi peningkatan harga emas di pasar global juga akan turut mendorong kenaikan harga komoditas emas perhiasan,” katanya.

Dalam menekan inflasi di Sumut, pihaknya melakukan rencana pelaksanaan KPSH (Ketersediaan Pasokan Stabilisasi Harga) oleh Bulog sepanjang tahun, Pasar Murah oleh TPID di bulan Ramadhan.

“Penetapan HET pada komoditas tertentu seperti gula pasir untuk njaga kestabilan harga. Kemudian tarif cukai rokok, tarif listrik dan tarif angkutan kota, harga BBK/BBM yang stabil di tahun 2019 sehingga dapat mendorong ekspektasi harga semakin terkendali,” ujarnya.

Dikatakannya, inflasi juga disebabkan fluktuasi harga pangan, khususnya hortikultura yang rentan terhadap kondisi cuaca dengan proses distribusi yang belum optimal. Kemudian harga tiket pesawat berisiko dalam tren yang kembali meningkat. terutama memasuki periode akhir tahun. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved