BTPN Syariah Targetkan Usaha Nasabah Prasejahtera Berkembang

BTPN Syariah Targetkan Usaha Nasabah Prasejahtera Berkembang
ilustrasi

Diposkan: 20 Sep 2019 Dibaca: 284 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN - Program pemberdayaan keluarga prasejahtera BTPN Syariah menargetkan agar usaha para nasabahnya terus berkembang dari tahun ke tahun. Dalam jangka waktu tertentu, para nasabah ditargetkan dapat mentas dari status prasejahtera.

"Mereka dalam proyeksi perhitungan dan harapan kita akan mentas selama lima tahun, kalau cuma satu tahun sebenarnya belum apa apa," kata Direktur BTPN Syariah Gatot Adhi Prasetyo dilansir dari laman Sumber : Republika.co.id, Jumat (20/9/2019).

Pembiayaan ini menyasar kaum perempuan. Alasannya, perempuan dinilai memiliki peran yang besar dalam perekonomian keluarga, dan dinilai lebih disiplin. Skema pemberdayaan berupa modal ini dipinjamkan ke kelompok pengusaha perempuan untuk membangun atau mendirikan usaha di berbagai sektor.

Mereka mendapat bantuan awal sebesar Rp 2 juta dengan tenor satu tahun. Namun, seiring perkembangan usaha, bantuan bisa diajukan kembali dengan jumlah yang lebih besar, hingga puluhan bahkan ratusan juta.

Anggota tiap kelompok yang mendapat kredit dari BTPN Syariah mengadakan pertemuan tiap dua pekan. Mereka harus membayar kredit dengan jumlah yang ditentukan sejak akad peminjaman. Bila salah satu anggota berhalangan membayar, maka kelompok bertanggung jawab.

Tanpa adanya agunan, diakui Gatot, ada saja nasabah yang bandel. BTPN Syariah pun mengandalkan tekanan sosial dan disiplin dari kelompok agar ritme pembayaran kredit tetap terjaga. Di samping itu, para bankir Pemberdaya BTPN Syariah yang menjadi pembina nasabah sejak awal sudah bisa memetakan calon nasabah mereka, sehingga risiko kredit macet semakin dapat ditekan. "Kepercayaan ditanamkan sejak pertama kali pelatihan," kata Gatot.

Business Coach BTPN Syariah Sumatera Utara Fauzan Ridha menjelaskan, tiap kelompok nasabah akan dibina oleh Community Officer (CO) BTPN Syariah. Para CO memiliki kemampuan menganalisis profil para nasabah.

"Mereka (CO) di awal pembentukan kelompok bertugas memberikan pembinaaan, semacam sekolah singkat, nanti mereka menilai kira-kira seperti apa perilaku nasabah," ujar Fauzan saat berbincang dengan wartawan di Medan.

Menurut Fauzan, BTPN Syariah bergerak aktif menjemput bola mendatangi nasabah langsung. Nasabah yang telah diberikan bantuan modal pun akan terus diberikan pelayanan tatap muka berkonsultasi untuk mengembangkan usaha secara rutin.

Di Sumatera Utara sendiri, ratusan miliar dan ratusan ribu nasabah telah diberdayakan oleh BTPN Syariah. "Kredit kami di Sumatra Utara mencapai Rp 541,292 miliar, dalam satu semester jumlah nasabah 230.171," ujar Fauzan. (*)

Sumber : Republika.co.id


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved