Bidik Penyuka Masakan Tradisional, Bung Rizal Buka Rumah Makan Ikan Baung dan Holat

Bidik Penyuka Masakan Tradisional, Bung Rizal Buka Rumah Makan Ikan Baung dan Holat

Diposkan: 19 Oct 2019 Dibaca: 1784 kali


 

UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Untuk memudahkan warga bersuku Mandailing di Medan untuk mencicipi makanan khasnya, Bung Rizal beserta istrinya membuka rumah makan yang menghidangkan masakan khas Mandailing dan masakan dari sejumlah daerah lainnya.

Rizal Supriadi (52) warga Medan Johor ini mengaku dengan dihadirkannya rumah makan ini warga yang rindu masakan kampung halamannya tidak perlu lagi harus jauh jauh pulang kampung. Terutama yang asal Mandailing, Gunung Tua, dan Rantau Parapat.

"Menu khas Mandailing itu diantaranya Holat (Mandailing), Gulai  asam ikan baung (rantau Parapat), sambal tuk tuk ikan (gunung tua)," paparnya.

Ayah 3 anak ini mengaku, merintis usaha ini dimulai pada tahun 2017 lalu, terhitung sudah 3 tahun lamanya. Selama itu pula dikatakannya antusias masyarakat terhadap masakan di rumah makan ini masih tinggi. Yang paling pavorit itu, ikan baung, holat dan sambal tuk-tuk ikan, kedua masakan ini selalu diincar.

"Saya dulu pegawai Torganda, setelah tidak bekerja di situ lagi, saya langsung buka rumah makan, terhadap masakan khas ini sangat senang mereka, yang makan disini pejabat-pejabat Medan, pemprovsu, kejaksaan, Polda, juga banyak," katanya.  

Dikatakannya, banyaknya peminat masakan khas daerah ini, dalam sehari bisa menghabiskan 15 kg ikan baung.  

Rumah makan pertamanya di Jalan Ringroad, namun ia memilih tempat yang saat di ini di Jalan SMA 2 Medan, karena lokasi parkir sebelumnya tidak memungkinkan, sedangkan ditempat sekarang lokasinya cukup luas," ucapnya.

Pria kelahiran 23 Maret 1967 ini  juga mengatakan rahasia dibalik nikmatnya masakan di rumah makannya ini tidak lain adalah racikan bumbunya yang masih dibuat sendiri oleh istrinya. "Semua bumbu kita buat sendiri, menggunakan bumbu-bumbu asli Indonesia, jadi lebih segar dan sehat," ungkapnya.

Untuk bahan baku semua jenis masakan khas Nusantara ini menggunakan bahan-bahan yang didatangkan langsung dari asal masakan itu.

Holat, ikannya dari Siantar dan Rantauprapat. "Waktu saya kerja dulu, saya sering pulang ke rantau Parapat, teringat makan holat, di Medan ini kan masih jarang ada holat," ungkapnya.

Konsep rumah makan ini juga memang sengaja dihadirkan sederhana, bangunan semi permanen, yang terdiri dari dinding tepas, dan kawat ini justru diharapkan menjadi daya tarik juga, kesederhanaannya mampu memanggil pengunjung dari berbagai kalangan.

Rumah makan ini buka pukul 11.00 wib hingga pukul 20.00 wib. Dan ia berharap agar rumah makan ini terus menjadi pavorit mengingat di Medan juga tidak banyak rumah makan seperti miliknya ini. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved