Bermula Tempahan Kebaya, Kini PAS Tangkap Peluang Konfeksi

Bermula Tempahan Kebaya, Kini PAS Tangkap Peluang Konfeksi

Diposkan: 17 Mar 2019 Dibaca: 1092 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-  Tren pertumbuhan bisnis fashion terus menjamur. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang memilih menjadi reseller salah satu produk. Disisi lain, bagi pelaku usaha yang ingin memiliki bisnis dengan brand sendiri, kini semakin terbuka lebar.

Rida Isnani pemilik brand Penjahit Asal Siantar (PAS) yang awalnya hanya meneima tempahan kebaya, kini semakin melebarkan usahanya. Dengan menerima tempahan beragam produk seperti gamis, pakaian couple, jilbab dalam jumlah partai besar. Tidak hanya untuk dipakai sendiri, namun juga untuk dijual kembali dengan merek sendiri.

Awal memulai usaha ini tutur Rida, sejak dia masih di Sekolah Menengah Kejuruan, sekira lima tahun silam. Dia sudah memulai usaha jasa jahit ini, dengan menerima tempahan kebaya.  “Ini sebenarnya sudah sejak SMK. Kemudian kerja kesana kemari cari kerja, cari pengalaman. Kemudian setelah menikah, satu tahun terakhir fokus terima tempahan di rumah,”ujarnya, Minggu (17/3/2019).

Keputusannya untuk tetap mengelola usaha ini, karena keinginannya mempunyai penghasilan sendiri yang bisa dikerjakan di rumah. Sehingga perannya sebagai istri dan ibu rumah tangga tetap bisa berjalan.

Kemudian Rida mengaku semakin semangatnya untuk terus mengembangkan jasa jahit ini, setelah bertemu dan bergabung dengan Rumah Kawan Bunda (RKB). Apalagi beberapa bulan terakhir, Rida mengaku banyak mendapat ide-ide kreatif dan ilmu, termasuk salah satunya akan beralih dengan jasa konfeksi pakaian gamis, couple dan jilbab dalam partai besar.

“Selama ini terima tempahan satuan, dan sejak bergabung dengan RKB mulai terbuka pikiran untuk beralih ke konfeksi. Dan saat ini baru cari tim di rumah,”ujar Rida yang mengaku tidak pernah sepi menerima tempahan.

Dengan konsep konfeksi, dia mengaku minimal menerima tempahan partai besar minimal 12 potong. Selain itu, harga yang ditawarkan juga murah. Karena dalam berproduksi yang diutamakan kuantitas dan kecepatan.

Langkah ini akunya, menjadi salah satu tips untuk bertahan ditengah trend menjamurnya bisnis fashion yang lebih memilih reseller. Karena disini, reseller memiliki kesempatan memiliki brand sendiri.

Sedangkan untuk harga dipatok mulai Rp 45 ribu hingga Rp 100  ribu untuk gamis tergantung model dan jumlah banyaknya orderan. (UKM01)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved