Bermodalkan Rp150 Ribu, Rujak Serut Dapoer Oma Diminati Hingga ke Jawa

Bermodalkan Rp150 Ribu, Rujak Serut Dapoer Oma Diminati Hingga ke Jawa

Diposkan: 13 May 2019 Dibaca: 185 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Berawal dari kesukaan satu keluarga mengkonsumsi rujak serut, akhirnya menginspirasi Tifka Cintia (34) membangun usaha rujak serut dengan brand rujak serut Dapoer Oma.

Warga Jalan Kartini, Lubuk Pakam Deli Serdang ini, merintis usaha tersebut sejak 4 lalu bermodalkan Rp 150 ribu. Siapa sangka rujak serut ini tidak hanya di minati di Deli Serdang namun juga Jawa.

"Saya Terinspirasinya sih karena memang  kami sekeluarga sangat suka dengan rujak serut. Kalo jajan di luar gak berani sembarangan karena kurang terjamin keasliannya, kebersihannya. Jadi saya buat selalu agak lebih. Terus posting di group perumahan domisili. Gak nyangka ibu-ibu  komplek pada suka, dan mereka menyarankan untuk berbisnis," jelasnya, Senin (13/5/2019).

Dalam meracik rujak serut ini, dia menggunakan resep ibunya. Karena itu pula ia menamakan usahanya rujak serut Dapoer Oma.

"Semua resep dan cara pengolahan dari ibu saya. Makanya saya buat rujak serut Dapoer Oma," ungkapnya.

Rujak serut ini sambungnya, pemasarannya melalui online seperti intagram. Selain itu pada bulan Ramadhan ini dia buka lapak di Jalan Kartini Lubuk Pakam.

"Setiap hari saya produksi 50 cup. Alhamdulillah dalam sehari terjual 30 cup dimana buahnya terdiri dari bengkoang, timun, kueni, jambu, kedondong, pepaya, markisa asam,dll dan saya gunakan buah yang fresh agar tidak merusak rasa," ungkap pemilik akun tifkacintia85 ini.

Dituturkan ibu dari 3 anak ini, kendalanya dalam bisnisnya salah satunya pemasaran. "Saya berdomisili di Lubuk Pakam. Tapi daerah Medan sampai pulau Jawa banyak yang minat jadi saya kewalahan," ungkapnya.

Dari usaha rumahan ini, dalam satu hari mampu meraup omset dikisaran Rp 200 ribu.

“Impian saya, terhadap usaha ini banyak. Saya berniat menjadikan usaha saya ini ada di setiap kota dan di setiap propinsi, untukjangka panjang. Karena mengingat ribuan yang mau berteman di facebook dan banyak yang  saya tolak dan tidak bisa saya penuhi keinginannya. Karena keterbatasan jarak tempuh,"pungkasnya.(UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved