Bermodalkan Rp120 ribu, Arif Sukses Beternak Kelinci di Medan Tuntungan

Bermodalkan Rp120 ribu, Arif Sukses Beternak Kelinci di Medan Tuntungan

Diposkan: 18 Apr 2019 Dibaca: 2434 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Arif Afriandi (28) warga jalan Gelugur Rimbun Simpang Umar Gang Rumbia Medan Tuntungan berhasil mengembangkan ternak kelinci.

Berawal dari hobi dengan membeli 3 ekor kelinci seharga Rp120 ribu akhirnya ia mampu meraup Rp60 juta/bulan dari penjualan kelinci.

Lelaki yang sudah menikah ini mengawali ternak kelinci tahun 2012 dengan membeli kelinci dari penjual kelinci pinggir

Kemudian ia merawat kelinci-kelinci itu di samping rumahnya yang kebetulan punya lahan dengan luas lumayan. Ternyata tangan dinginnya berhasil mengembang biakkan kelinci yang sebelumnya 3 ekor kini sudah 350 ekor baik anakan maupun indukan.

"Awalnya saya pelihara gitu aja di samping rumah, pakai kandang ayam. Makannya pun hanya rumput saja, dan berkembang hanya 3 bulan dari saya beli kelinci itu," katanya

Karena kelincinya berkembang pesat iapun membeli lahan khusus buat serius berternak kelinci. Kini ia memiliki  150 kandang. Tanah yang dibelinya Dibangun untuk peternakan kelinci.

"Awalnya itu yang tiga ekor itu saat saya beli harganya hanya 120 ribu/3 ekornya, saat ini berkembang menjadi 350 ekor kelinci anakan dan indukan dengan total omset saya mencapai Rp60 juta/bulan," tegasnya.

Iapun sudah bisa membuka peluang pekerjaan buat warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan, karena dengan perkembangan kelincinya yang cukup tinggi untuk perawatan kelincinya dan kebersihan kandang, dan untuk penjualan kini ia harus dibantu oleh 4 pekerjanya.

"Dalam perhari 20 ekor bisa terjual, biasanya pembeli datang kepeternakan, biasanya pembeli membeli kelinci untuk dirawat kembali," katanya.

Untuk pemasaran, selain hanya menjual di peternakan, kelinci miliknya juga mulai dipasarkan di pusat perbelanjaan moderen dengan konsep membuat taman kelinci sembari memajang kelinci-kelinci yang akan dijual.

Dan ternyata meski di mall, banyak juga yang tertarik untuk membeli kelinci miliknya apalagi ia memiliki beberapa jenis kelinci yang unik seperti kelinci bulu karpet, English Anggora, Fuzzy Coffee,  dan Lion Head juga jenis Netherland.

"Saat ini saya sudah memasarkannya di pusat perbelanjaan modern, yang sedang berlangsung di Plaza Medan Fair, dan City Walk Ringroad," ungkapnya.

Saat diawal ia mulai mengembangkan menjadi usaha, ia menemukan sejumlah kendala seperti mati, dan sakit, tetapi tidak berlangsung lama karena ia cepat bisa menanganinya. Sampai saat ini diakuinya jarang yang sakit atau mati.

Ia berharap masyarakat juga mau menjalankan usaha ternak kelinci karena menurutnya beternak kelinci merupakan usaha yang menguntungkan. Karena itu, Arif sering memberikan edukasi kepada masyarakat baik cara memulai usaha ternak kelinci, perawatan dan juga lainnya. (UKM06)

 


Tags

4 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved