Berbahan Ayam Organik, O'Chiken Ramaikan Kuliner Halal di Medan
Diposkan: 23 Apr 2019 Dibaca: 1384 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Bisnis kuliner kian hari di Kota Medan terus mengalami perkembangan. Masyarakat yang gemar makan dan suka nongkrong menjadi salah satu faktor berkembangnya bisnis kuliner di Tanah Deli ini.
Namun, di tengah masyarakat yang di dominasi umat muslim sudah selayaknya di Kota Medan harus banyak sajian makanan yang halalan Toyyiban. Untuk itulah hadir sebuah bisnis dengan brand O'Chiken di Jalan Sei Batang Hari Medan.
Salah satu Owner O'Chiken, Musianto warga Jamil Lubis mengatakan ia dan sejumlah rekannya mau membuka usaha ini karena ayamnya organik dan halalan Toyyiban. "Ayam yang digunakan di O'Chiken ini berasal dari peternakan ayam organik yang disupervisi oleh Balitnak, dibudidayakan secara alami tanpa antibiotik dan tidak disuntik hormon. Apalagi saat usia ayam satu hari ayam organik ini diperdengarkan lantunan ayat suci Alquran," jelasnya.
Karena itulah alasannya dan bertekad kuat untuk memulai bisnis ini di Kota Medan. "Kita sudah lihat langsung bagaimana cara pemeliharaannya hingga proses pemotongannya. Dipotong dengan manual dan dengan cara syar'i sehingga kita dan masyarakat aman untuk mengonsumsi," paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan untuk memperkenalkan O'Chiken di masyarakat pihaknya masih melakukan perkenalan ke sekolah-sekolah, dan mengikuti sejumlah bazar berharap restoran dengan menu ayam herbal ini dapat menjadi pilihan.
Istimewanya dan sudah dilakukan penelitian, ayam organik ini juga bebas lemak dan tanpa residu antibiotik sehingga aman bagi yang sebelumnya alergi terhadap daging ayam. "Ada rekan saya yang alergi jika makan daging ayam, tetapi saat saya tawarkan makan daging ayam organik ia malah cocok dan tidak alergi," ucapnya.
Musianto mengaku selain membuka resto ia dan rekannya juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membuka usaha."Di Medan kita masternya, jadi bagi warga Medan dan sekitarnya mau berbisnis ini secara franchise bisa datang ke kita, akan kita bantu semuanya," tegasnya.
Diakuinya usaha yang didirikan pada tanggal 26 Maret 2019 ini sejak buka tidak pernah sepi pembeli. "Animonya alhamdulillah setelah dibuka satu bulan ini omsetnya terus naik. Pelanggan yang datang terus datang lagi membawa keluarga dan teman, jadi kita optimis usaha ini akan maju di Kota Medan," ungkapnya.
Iapun punya impian akan membuka cabang di sejumlah titik di Medan juga daerah lain tetapi ia saat ini harus fokus dulu mengembangkan O'Chiken yang berada di Jalan Sei Batang Hari tersebut.
Untuk harga ia mengaku hanya Rp 11 ribu sampai Rp 22 ribu. Dan untuk minumannya start harga hanya Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Ia berharap usaha ini terus maju sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan kuliner halal. (UKM06)